PULANG MENONTON PERSIB, ROMBONGAN BOBOTOH ASAL BANJAR KECELAKAAN PARAH!

Sebuah musibah terjadi pada rombongan asal kota Banjar Patroman yang hendak pulang setelah menonton laga melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Lautan Api, Sabtu (16/7/2016) malam WIB.

Tendy Permadani, salah seorang koordinator kelompok bernama Hooligan Banjar Patroman yang juga menjadi korban pada peristiwa tersebut menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi ketika rombongannya hendak pulang menuju kota Banjar Patroman.

Ieu rame lur: TANDANG KE JAYAPURA, PERSIB NGAN SAKALI LATIHAN DI BANDUNG! WÉH?!

Namun, saat diperjalanan, musibah yang tidak dapat dikira-kira tersebut terjadi ketika mobil rombongannya memasuki daerah Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis. Sang supir yang kaget melihat sebuah sepeda motor berlawanan arah dengan kecepatan tinggi pun terpaksa membanting stir dan menabrak sebuah pohon.

Alhasil, 7 dari 8 orang dalam mobil tersebut terluka parah. Tendy mengaku saat kejadian dirinya beserta teman-temannya sedang tertidur dan tak sadar ketika tersadar sudah berada di rumah sakit.

“Kami dari Banjar rombongan 2 mobil untuk menonton Persib melawan Persija, ketika mau pulang, 1 mobil mogok dan mobil yang saya tumpangi disuruh duluan, di daerah Malangbong kita istirahat untuk makan seperti biasa,” ujar Tendy kepada Bobotoh.id.

“Pas melanjutkan perjalanan, kita semua penumpang tidur, tau-tau pas bangun udah di rumah sakit, udah penuh darah semua, temen saya perempuan dua orang luka parah, satu patah tulang di kaki satu luka dalam,” katanya.

“Intinya awal kejadian, supir kita kaget ada motor yang lawan arah, supir kaget langsung banting setir lalu nabrak pohon, total ada 8 orang di 1 mobil, supirnya ga kenapa-kenapa, tapi penumpangnya luka parah, satu luka dalam, satu patah tulang, hidung saya patah, yang lainnya terkilir,” ungkap Tendy. (Bobotoh.id/RF)

[socialpoll id=”2374857″]


[socialpoll id=”2374588″]

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.