SISI LAIN DARI BALIK KESENDIRIAN STADION SILIWANGI!

Stadion Siliwangi adalah salah satu saksi bisu perjalanan sebuah klub sepak bola ternama di Indonesia: Persib Bandung. Terletak di tengah kota Bandung, stadion yang pertamakali dibangun tahun 1954 itu seolah identik dengan Persib Bandung. Stadion tanpa temapat duduk berkapasitas 25.000 penonton itu pertamakali dibangun pada 1 Januari 1954 dan diresmikan pada 1 Januari 1956.

Persib Bandung sudah tidak lama tidak bermarkas di stadion Siliwangi, Persib Bandung sejak beberapa tahun lalu lebih sering menggunakan Stadion Si Jalak Harupat yang berada di Soreang Kabupaten Bandung dan sedang penjajagan untuk bermarkas di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gede Bage Kota Bandung. Tetapi seiring berjalannya waktu, sejarah dan kenangan Persib Bandung di Stadion Siliwangi tidak termakan oleh waktu.

IEU RAMÉ LUR: TANGGAPAN OM BRAM TERKAIT POSTINGAN INSTAGRAM RIDWAN KAMIL!

Seorang pedagang atribut Persib Bandung yang berjualan di depan Stadion Siliwangi, Asep (35) masih merasakan kenangan ini. Setelah bertahun-tahun berselang, hingga hari ini, ia masih memilih untuk berjualan di depan stadion yang terletak di Jalan Lombok tersebut.

“Stadion Siliwangi kan bersejarah bagi Persib, di sini tempat Persib menuai prestasi dan menerbitkan pemain bintang. Stadion Siliwangi ini sudah menjadi icon Persib,” kenang Asep.

Asep sudah 4 tahun berjualan di depan Stadion Siliwangi. Ia melanjutkan usaha yang dirintis oleh ayahnya berjualan atribut Persib di tempat yang sama.

Pria asal Cicadas ini juga berbicara tentang pendapatan yang dihasilkan saat sedang dan tidak ada pertandingan Persib. “Kalau Persib sedang bermain pendapatan ada peningkatan, kalau sedang tidak bertanding mah biasa biasa saja,”. Ia juga sempat menyerukan suaranya saat kompetisi sempat terhenti karena konflik antara PSSI dan Pemerintah. “Saat turnamen kemarin penjualan kurang begitu baik, beda kalau lagi ada liga, penjualan jadi meningkat,” terangnya lagi.

“Nu penting mah Persib bermain lebih baik, sesuai dengan harapan Bobotoh,” jelasnya ketika disinggung mengenai harapannya tentang tim kebanggaan Indonesia itu. Asep juga menilai bahwa sekarang kekurangan Persib berada di lini tengah. “Jangan terlalu berharap kembalinya (Makan) Konate. Manfaatkan saja yang ada,” tutupnya. (Bobotoh.id/Harry Hermawan/JOB).

[socialpoll id=”2362409″]


[socialpoll id=”2375054″]

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.