SOAL DUGAAN KARTEL IEU SANGGAHAN BOSS YAMAHA!

Seperti pernah diberitakan oleh Bobotoh.id beberapa waktu lalu, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menuding Yamaha dan Honda melakukan praktek kartel di Indonesia. Namun pihak Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menentang penguat dugaan kartel yang dimiliki KPPU tersebut.

Menurut Executive Vice President YIMM Dyonisius Beti, YIMM menilai tidak melanggar Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang persaingan usaha tidak sehat, bukti yang diajukan KPPU tidak sah, dan kartel tidak mungkin terjadi dari pandangan perekonomian.

IEU RAMÉ LUR: POKEMON GO MENGHASILKAN RATUSAN JUTA RUPIAH DINA SAMENIT!

Dalam materi tanggapan yang disampaikan Dyonisius Beti kepada KPPU, Selasa kemarin, 27/7/2016, ia menerangkan, unsur perjanjian sebagai syarat Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 Pasal 5 Ayat 1 yang dituduhkan KPPU tidak terpenuhi. Artinya YIMM tidak melakukan pelanggaran.

Hal lain yang diungkap, KPPU salah menghitung laba padahal sudah mendapat data keuangan dari YIMM. Investigator beranggapan kenaikan untung YIMM pada 2014 sebesar 47,4 % dibanding 2013. Dyonisius mengatakan sebenarnya laba bersih perusahaan pada 2014 hanya naik 3,8%.

“Seluruh indikator ekonomi menunjukan bahwa Yamaha dan Honda terjadi persaingan yang sangat tajam dan ini membuktikan sama sekali tidak ada kartel,” ujar Dyonisius seperti diberitakan Kompas.com

Pemeriksaan yag terjadi kemarin itu adalah pemeriksaan yang ke dua. Pemeriksaan yang pertama sebagai pendahuluan dilakukan di kantor KPPU pada tanggal 19 Juli 2016 yang lalu. (Bobotoh.id/RCK)

[socialpoll id=”2361797″]


[socialpoll id=”2374481″]

 

 

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.