TAKBIR KELILING, IEU CEUK GUBERNUR JABAR!

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menanggapi positif kebijakan Polda Jawa Barat yang melarang kegiatan takbir keliling dalam menyambut perayaan hari raya Idul Fitri  1437 H.  Menurutnya kebijakan tersebut sangat baik untuk masyarakat agar lebih tertib dalam menyambut hari raya kemenangan dengan melakukan takbir di Masjid-masjid atau tempat sekitaran warga menetap.

Takbir di masjid berpengaruh pada kejiwaan orang yang melaksanakannya. Mereka menjadi lebih tenang dan khusyu saat mengumandangkan asma-asma Allah.

IEU RAMÉ LUR: SERBA 33 DI LAGA PERSIB MENGLAWAN PSM!

“Kita hormati yang dilarang Kapolda pasti untuk kebaikan. Bahwa takbir itu ibadah, mengagungkan asma Allah iya, tapi caranya bisa dipilih yang lebih baik dan lebih khusyu, yaitu di masjid atau di tempat-tempat yang disepakati,” ujar lelaki yang akrab disapa Aher ini di Bandung, diberitakan Kompas.com Senin, 4/7/16.

“Kategorinya izin keramaian yang dikeluarkan kepolisian. Tidak ada gangguan dari siapapun dan mengganggu siapapun, sebaiknya (takbir) di masjid,” ucapnya.

Karenanya, ia menilai, dengan larangan dari Polda Jabar, kabupaten dan kota tidak perlu menggelar takbir keliling. “Ini kan Polda, berarti kebijakannya se-Jabar, kalau Polres, baru kota/kabupaten,” tandasnya. (Bobotoh.id/FD).

[socialpoll id=”2370416″]


[socialpoll id=”2372115″]

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.