CERITA BOBOTOH YANG PAPANGGIH BELENCOSO DI BANDARA!

Kejadian yang menimpa Juan Carlos Belencoso menimbulkan simpati bagi sebagian Bobotoh. Terbukti dengan banyakya tagar #SaveBelencoso di berbagai media sosial. Bahkan ada juga yang membuat petisi online di situs petisi terkemuka, yang meminta manajemen Persib Bandung mempertimbangkan kembali posisi Belencoso.

Bahkan di jejaring soaial Facebook, seorang Bobotoh mengungkapkan pertemuannya dengan Belencoso saat boarding di bandara. Bobotoh yang bernama Syahrul Mubarak  ini menceritakan pertemuannya dengan Belencoso pada hari Minggu, 31 Juli 2106.

IEU RAMÉ LUR: IEU CEUK KANG EMIL TENTANG JUAN BELENCOSO !

Berikut redaksi Bobotoh.id sajikan kutipan utuh cerita Syahrul Mubarak tentang pertemuannya dengan Belencoso.

Secara tidak sengaja, saya bertemu dengan Belencoso tadi pagi saat kami sama-sama sedang menunggu giliran boarding. Ramainya ?#?savebelencoso? di media sosial selama beberapa hari ini membuat saya penasaran untuk mengonfirmasi secara langsung kepada dia tentang hal itu. Saya pun segera menghampiri dia yang saat itu sedang duduk sendirian sambil menikmati sepotong roti dan secangkir kopi sebagai sarapannya sebelum naik pesawat.
——————————
Obrolan saya buka dengan menanyakan kemana dia akan pergi, untuk keperluan apa dan berapa lama. Ternyata dia orangnya terbuka dan enak diajak bicara meskipun ini adalah kali pertama kami bertemu. Saya pun menanyakan kepada dia apakah memiliki akun social media (socmed), dia menjawab tidak mau dan tidak berniat untuk membuat akun socmed. Dia tahu bahwa ada banyak akun socmed dengan nama dan fotonya, namun dia tidak ambil pusing tentang hal itu.
——————————
Walau pun tidak memiliki akun socmed, dia mengakui tahu perihal banyaknya hastag save belencoso yang dikampanyekan oleh bobotoh. Dia pun berterimakasih dan sangat menghargai support yang diberikan bobotoh kepada dia. Ketika saya tanya apa sebenarnya yang terjadi? Dia menarik napas dan menggelengkan kepala sebelum kemudian menjawab “I don’t know, Man, this is difficult!”
——————————
Dia bercerita bahwa hal seperti ini sebenarnya hal yang wajar. Dia tahu betul posisinya sebagai striker membuat orang akan menilai kualitas dia dengan melihat jumlah gol yang diciptakan. Namun dia pun menjelaskan bahwa dalam sepakbola dia tidak mungkin bisa bermain sendiri. Tidak mungkin bisa mengambil bola dari belakang, mempermainkannya di lapangan tengah sebelum kemudian membawanya masuk ke daerah pertahanan lawan dan diakhiri dengan sebuah gol. Dia mengaku tidak sepenuhnya mengerti dengan situasi saat ini. Dia merasa sangat kesulitan untuk mendapatkan bola bagus yang bisa dia teruskan untuk menjadi gol.
——————————
Ketika saya tanya apakah dia hendak mengatakan ada yang salah dengan permainan tim secara keseluruhan, dia menjawab dia tidak tahu. Dia percaya bahwa ?#?persib? adalah tim hebat yang berisikan pemain-pemain berkualitas. Dia pun menceritakan betapa mengagumi permainan Persib saat menghadapi Kitche FC tahun lalu, itu pula yang menjadi salah satu alasan dia tertarik bergabung dengan Persib. Beberapa nama pemain persib dia sebut sebagai pemain yang sangat hebat. “But, this is football, anything can happend” lanjut dia.
——————————
Perihal pernyataan Wa Haji Umuh di media dia pun mengaku tahu, dan mengatakan bahwa hal itu bisa saja terjadi, sangat mungkin terjadi, dan bisa menimpa kepada siapa pun. Dia tidak akan pernah menyalahkan pihak manajemen atau pelatih, karena dia tahu betul itu adalah resiko yang sangat mungkin terjadi dalam sepakbola. Mereka (manajemen dan pelatih) sangat wajar untuk kecewa dan marah jika timnya meraih hasil buruk. Dan ketika sebuah tim mengalami hasil buruk dalam pertandingan tentu kemudian posisi seorang striker akan menjadi sorotan. Karena menang atau kalah dalam sebuah pertandingan sepakbola adalah ditentukan oleh jumlah gol yang tercipta dalam pertandingan tersebut.
——————————
Lalu bagaimana dengan rekan satu tim, apakah mereka memberikan support kepada dia, pertanyaan saya selanjutnya kepadanya. Dia dengan tegas mengatakan bahwa semua rekan-rekannya di Persib adalah pribadi-pribadi yang baik, mereka memberikan support positif. Namun dia pun mengerti jika pemain-pemain Persib yang lain terkesan diam dan tidak mau berkomentar jika ditanya soal situasi ini. “Football is our life, Man” lanjutnya sambil tersenyum, semua pemain memiliki keluarga yang harus tetap mereka nafkahi.
——————————
Kemudian dia menegaskan, selama dia tidak diputus kontrak oleh manajemen dia adalah tetap bagian dari Persib dan akan terus “bekerja” untuk Persib. Mereka membayarnya, maka dia pun harus tetap bekerja sebagai seorang pemain, akan tetap datang dalam setiap sesi latihan. Diturunkan atau tidak dalam pertandingan, itu bukan area dia untuk menentukan. Dia mengaku tidak tahu dan belum ada bayangan tentang masa depannya, satu hal yang dia tahu, apa pun keputusan manajemen dia harus dan akan mengikutinya.
——————————
Dari obrolan singkat tadi saya tahu Belencoso adalah orang baik, mungkin nasibnya saja tahun ini sedang tidak baik. Apapun yang akan terjadi nanti saya hanya bisa mengatakan ?#?goodluckbelencoso? (Bobotoh.id/RCK)

[socialpoll id=”2377158″]


[socialpoll id=”2377585″]

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.