DIALOG, KUNCI LOYALITAS SUPPORTER DI INGGRIS!

Supporter klub di Inggris seringkali memenuhi stadion untuk mendukung klubnya secara langsung. Selain didukung oleh infrastruktur stadion yang aman, nyaman, dan tertib juga dikarenakan loyalitas supporter kepada klub.

Contoh menarik terjadi ketika Leeds United terdegradasi dari Premier League pada akhir musim 2003-2004. Para pendukungnya tetap bernyanyi dan mengelu-elukan timnya pada laga terakhir. Reaksi seperti itu bakal sulit  terjadi  di negara lain.

IEU RAMÉ LUR: STADION DI INGGRIS SELALU PENUH SUPPORTER, IEU PENYEBABNYAH!

Menurut NationalGeographic.co.id, Inggris beruntung karena memiliki para suporter yang loyal. Loyalitas itu muncul dari catatan sejarah yang panjang serta kultur khas negerinya.

Sepak bola di Inggris dibesarkan oleh masyarakat kelas pekerja. Mereka mengadopsi olahraga itu sebagai bagian dari diri mereka. Akibatnya, hingga kini sebagian besar pesepak bola maupun penikmat sepak bola di Inggris berasal dari lapisan sosial tersebut.

Kelas pekerja di Inggris secara unik menjadikan dirinya sebagai bagian dari sebuah tim. Itu membuat mereka akan mendukungnya sepenuh hati. Bahkan, bisa dibilang, rasa cinta mereka tidak mengenal syarat apa pun.

Dukungan penuh para suporter juga disambut baik oleh pihak klub baik manajemen hingga pemain. Hal itu diwujudkan dengan kebiasaan dialog antara klub dengan para suporter tentang segala hal. Klub mau melakukannya karena memandang fans adalah bagian dari integral dari mereka.

Sementara itu, pemain merasa diri mereka sebagai bagian dari para supporter. Akibatnya kebanyakan selalu bermain total demi membayar dukungan penuh yang diberikan oleh supporter. (.id/RCK. Foto: Internet)

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.