DICORET DARI ISC B, IEU CEUK PERSINGA NGAWI !

Pasca turunnya surat diskualifikasi dari PT. Gelora Trisula Semesta (GTS), Persinga Ngawi menilai ada kejanggalan yang terjadi. Kesalahan pertama, menurut Sekretaris Tim, Gembong Pranowo, karena SK diskualifikasi tersebut diterima manajemen Laskar Ketonggo, Sabtu (13/8/2016), atau tiga hari setelah sidang Komdis terhadap lima pemain Persinga yang digelar Rabu (10/8/2016) di Jakarta.

“Artinya, setelah keputusan Komdis ISC menskorsing lima pemain Persinga, kami tak diberi waktu banding. Padahal aturannya sudah jelas. Kami diberi hak banding tujuh hari setelah sidang skorsing itu. Tapi sebelum waktu banding untuk memperjuangkan lima pemain itu jatuh tempo, tiba-tiba SK diskualifikasi turun. Ini aneh dan melanggar hak kami. Ada apa di balik semua ini?” kata Gembong dikutip dari bola.com.

Ieu Rame Lur : Persinga Ngawi ‘Ditalapung’ dari ISC B ! Bye !

Yang paling fatalnya lagi, lanjut Gembong, di manual ISC B 2016 tidak tercantum pasal yang berkaitan hukuman diskualifikasi bagi klub yang melanggar aturan. “Lalu pihak Komdis ISC dan PT GTS mengeluarkan sanksi diskualifikasi berdasarkan aturan yang mana? Apa berdasar pasal kebencian dan geregetan kepada Persinga? Kami akan berjuang mencari keadilan,” tuturnya.

“SK diskualifikasi pertama yang dikirim via email ke manajemen, ditulis kami masuk grup 6. Tapi, satu jam kemudian direvisi grup 5. Ini bukti orang-orang di Komdis atau PT GTS kurang teliti dan tak mengikuti perkembangan kompetisi ISC B yang dikelolanya. Tampaknya SK itu dibikin dengan tergesa-gesa karena alasan yang kami tak ketahui,” lanjutnya. (.id/HL/Bola.com)

 

Komentar

Helmi M. Permana

Orang Bandung, suka foto, suka bola, & suka musik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.