DIPERINGATI DRC FIFA, PERSIJA MINTA PSSI UNTUK MEMBAYAR GAJI KABAYEV!

Ketua Umum Persija, Ferry Paulus menegaskan, bahwa pihaknya akan mengajukan banding terkait Dispute Resolution Chamber (DRC) FIFA yang memenangkan gugatan pemain asal Rusia Yevgeni Kabayev yang menuntut mantan klubnya itu untuk membayarkan gajinya selama satu musim penuh sesuai dengan kesepakatan saat penandatanganan kontrak sebagai pemain Persija pada Indonesia Super League (ISL) 2015 waktu itu.

“Kita akan banding. Jadi kan begini, seluruh kewajiban yang diperintahkan oleh PSSI dan PT Liga Indonesia berkaitan dengan force majeur waktu itu, sudah kita bayarkan,” Presiden Persija, Ferry Paulus

Ieu rame lur: KEMENPORA KEMBALI NYARÉKAN PSSI & GTS! WÉÉÉH!

Ferry juga mengatakan tak takut apa bila permasalahan ini dibawa ke tingkat yang lebih tinggi lagi yakni Court of Arbitration for Sport (CAS).

“Nggak masalah kasus ini walau sampai ke CAS (Court of Arbitration for Sport). Untuk saat ini kan belum sampai ke Komdis FIFA, yang bisa saja nantinya berujung pada meminta PSSI untuk membayarnya selaku federasi yang bertanggung jawab. Bila PSSI meminta kami membayarnya sesuai keputusan DRC, kami akan pertanyakan balik ke PSSI bagaimana dengan keputusan yang mereka arahkan sebelumnya,” jelas Ferry.

Dengan kejadian ini yang jelas semua ini adalah merupakan Imbas atau konsekuensi dari dibekukannya PSSI. Maka dengan demikian suka atau tidak suka PSSI akan terkena imbasnya karena sengketa ini sudah bermain di tingkat international, jika klub (Persija) mangkir atas keputusan DRC tersebut. Tentu semua akan menjadi tangung jawab PSSI, mereka yang akan mengambil alih membayar hak para pemain asing tersebut. Kalau tidak FIFA pasti akan secara otomatis melakukan pemotongan subsidi ke federasi (PSSI). (.id/RF/Kompasiana/Foto:Liputan6)

[socialpoll id=”2379994″]


[socialpoll id=”2378316″]

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.