KAKÉSÉT BENANG GELASAN TIGA ORANG TEWAS!

Tiga orang, termasuk dua anak-anak, meninggal karena leher mereka tersayat benang gelasan yang digunakan untuk menerbangkan layang-layang pada Hari Kemerdekaan India. Saanchi Goyal, 3 tahun, dan Harry, 4 tahun, sedang melihat ke luar dari atap kendaraan mereka di Delhi ketika benang tajam menyayat leher mereka. Zafar Khan, 22 tahun, juga terbunuh benang gelasan ketika mengendarai sepeda motornya.

Banyak layang-layang diterbangkan untuk merayakan berbagai peringatan, termasuk acara penting seperti Hari Kemerdekaan India yang dirayakan pada tanggal 15 Agustus.Tetapi setiap tahun, muncul sejumlah laporan tentang orang yang sekarat atau terluka karena benang layang-layang -yang dalam bahasa setempat manja- dibubuhi kaca atau logam untuk membuatnya tajam.

IEU RAME LUR: MENDÉKÉNG PALESTINA, UEFA KECAM SUPPORTER CELTIC FC!

Diberitakan oleh BBC.com/Indonesia, Kami 18/8/2016, tahun 2015 benang sejenis membunuh anak laki-laki berumur lima tahun di kota Moradabad, India utara, dan setahun sebelunya seorang anak perempuan berusia lima tahun di Jaipur yang tewas.

Pemerintah Delhi sekarang melarang penggunaan manja yang dipertajam untuk menaikkan layang-layang dan berjanji akan mendidik warga tentang bahaya penggunaan benang tersebut. (Bobotoh.id/RCK)

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.