KEMENPORA KEMBALI NYARÉKAN PSSI & GTS! WÉÉÉH!

Terkait aksi pemukulan terhadap wasit yang dilakukan pemain Persinga Ngawi saat bertanding melawan PSS Sleman, Minggu (7/8/2016) lalu, Kementerian Pemuda dan Olahraga meminta PSSI bersikap proaktif terhadap berbagai kasus kekerasan yang terjadi di kompetisi Indonesia. Hal tersebut dikatakan oleh Gatot S. Dewa Broto selaku Kepala Komunikasi Publik Kemenpora.

Meski turnamen Indonesia Soccer Championship yang tengah berlangsung sekarang tidak berada dalam yurisdiksi PSSI, tetapi sebagai federasi sepak bola yang resmi dan tidak lagi dibekukan pemerintah, seharusnya PSSI bisa bertindak lebih cepat.

Ieu rame lur: TARGET REALISTIS PERSIB DI PUTARAN PERTAMA ISC 2016 ! CEUK UMUH !

“Seharusnya PSSI mengambil sikap, bersikap bagaimana layaknya federasi. Jangan diam saja. Sampai sejauh ini PSSI kami lihat belum mengambil sikap apa-apa terkait berbagai kasus yang muncul,” kata Gatot S. Dewa Broto dikutip dari laman topskor.co.id.

Padahal, kata Gatot, usai terjadi kerusuhan di Stadion Utama GBK, Senayan, yang melibatkan suporter Persija Jakarta: The Jakmania, PSSI juga pernah dilibatkan Kemnpora untuk “menyidang” PT GTS sebagai penyelenggara kompetisi. Itu berarti PSSI juga berhak mendesak PT GTS supaya lebih tegas dalam menyikapi berbagai kasus kekerasan yang muncul di lapangan.

Saat ini Kemenpora sudah mengirimkan surat kepada PT GTS, terkait kejadian PSS melawan Persinga. Kemenpora meminta PT GTS menjelaskan kronologi dan apa solusi untuk melindungi semua perangkat pertandingan, termasuk mencegah terjadinya kejadian serupa. (.id/RF)

[socialpoll id=”2379994″]


[socialpoll id=”2379776″]

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.