KURNIAWAN SIAP DICALONKEUN JADI KETUA UMUM PSSI !

Mantan Striker Indonesia era 90-an, Dwi Yulianto mengaku siap jika dicalonkan menjadi Umum . Menurutnya hal tersebut ingin dilakukkannya untuk memperbaiki persepak bolaan tanah air.

Tapi, pemain yangkini berusia 40 tahun ini mengaku tidak terlalu berambisi mengejar posisi itu.

“Selagi itu amanah dan tanpa kepentingan pribadi atau golongan dan benar-benar niatnya bersih untuk sepakbola pasti saya bersedia, walaupun sebenarnya saya tidak gila jabatan,” Kata pemain yang pernah merumput bersama Sampdoria ini seperti dikutip dari detik.com

Nama Kurniawan sendiri diusung oleh Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) menjadi salah satu kandidat Ketum PSSI. Alasannya, APPI menilai federasi sudah saatnya dipimpin oleh pemain yang tahu betul tentang sepakbola.

Persaingan Kurniawan untuk bisa maju menjadi Ketum PSSI dipastikan menemui jalan terjal. Soalnya, para kandidat lainnya dipastikan sudah lebih dulu mengamankan kekuatan dari 107 pemilik suara.

Mengingat calon Ketum PSSI lainnya juga mempunyai nama yang tak kalah besar, meski bukan dari dunia sepakbola. Sejauh ini, ada Letjen Edy Rahmayadi, Erwin Aksa, dan Moeldoko. Bahkan, belakangan ini muncul nama yang tak kalah asing bagi sepakbola Indonesia, yakni Joko Driyono.

Kurniawan sendiri tak mau berpikir muluk-muluk. Dia hanya menginginkan PSSI suatu saat bisa dipimpin oleh pelaku sepakbola yang tahu bagaimana kondisi di lapangan.

“Kalau saya sih santai saja, saya tidak gila jabatan. Tapi memang saya menginginkan adanya pemain sepakbola yang ikut berpartisipasi di pencalonan Ketum PSSI.”

“Siapapun orangnya dan berharap suatu saat nanti PSSI bisa dipimpin oleh pelaku sepakbola di lapangan, tidak tahu berapa tahun ke depan,” katanya.

Terakhir kali PSSI dipimpin oleh mantan pemain adalah ketika tahun 60-an. Ketika itu Maulwi Saelan yang merupakan mantan penjaga gawang timnas Indonesia. (Bobotoh.id/FD)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.