PERSINGA NARIMAKEUN SANKSI KOMDIS, TAPI…..!

Manajemen Persinga Ngawi menerima sanksi yang diberikan komisi disiplin terkait pengeroyokan wasit saat laga kontra PSS Sleman beberapa waktu lalu. Namun, melalui Sekretaris Gembong Pranowo, Persinga akan memperjuangkan salah satu pemainnya yaitu Slamet Hariyadi yang dinilai tidak terlibat pengeroyokan tersebut.

“Kami belum menerima surat keputusan itu. Tapi bila isi surat Komdis ISC benar seperti itu, kami akan berjuang untuk membebaskan Slamet Hariyadi dari bentuk sanksi apapun karena dia memang tak bersalah. Dia berinisiatif mengamankan dan melerai agar teman-temannya tak mengeroyok wasit,” kata Gembong dikutip dari bola.com.

Persinga sendiri sangat menerima keputusan komdis terkait empat pemain lainnya. “Kalau empat pemain itu, dengan legawa kami menerima keputusan Komdis karena mereka memang melakukan tindakan indisipliner berupa penganiayaan kepada perangkat pertandingan. Untuk Slamet Hariyadi, kami akan mati-matian membelanya,” tegasnya.

Ieu Rame Lur : Ngoroyok Wasit, 5 Pemain persinga Dihukum Berat !

Disinggung tentang denda 50 juta, gembong mengatakan sanksi tersebut telah gugur. “Karena di situ tertulis, bila si pemain tak menghadiri sidang Komdis ISC akan didenda Rp 50 juta. Sementara semua pemain hadir pada sidang tersebut. Jadi otomatis syarat itu gugur,” jelasnya.

“Jadi kewajiban Persinga hanya membayar dua kartu merah itu. Lantaran Andre dan Rossi diganjar kartu merah langsung, masing-masing didenda Rp 4 juta. Jadi, total kami harus mengeluarkan Rp 8 juta untuk kartu merah itu,” kata Gembong. (.id/HL)

[socialpoll id=”2352773″]


[socialpoll id=”2379994″]

Komentar

Helmi M. Permana

Orang Bandung, suka foto, suka bola, & suka musik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.