RAPOT PERSIB DI ISC: MIMITINA KE-8 & BERAKHIR DI PERINGKAT KE-7!

Pergerakan Bandung di putaran pertama tidak terlalu meyakinkan. Si Maung Bandung mengawali pekan pertama ISC melawan Sriwijaya FC dengan hasil imbang 1-1 di SJH dan bertengger peringkat ke-8. Pada pertandingan di pekan ke-17 Bandung pun mengakhirinya di SJH dengan hasil imbang pula melawan Arema dan mendarat  sementara di peringkat ke-7.

Tentunya hanya bergeser satu peringkat setelah 17 pertandingan menjadi catatan tersendiri untuk evaluasi tim pelatih dan jajaran manajemen Persib Bandung. Raihan terbaik tim kesayangan sa-alam dunya di putaran pertama ini adalah peringkat ke-6. Persib sempat melorot ke peringkat ke-9.

IEU RAMÉ LUR: TAHAN SRUDUKAN SEMEN PADANG, PERSEGRES GU GESER PERSIJA!

Selama 17 pertandingan berada di papan tengah tentu tidak menyenangkan bagi semua pihak. Apalagi para Bobotoh selalu menuntut kemenangan demi kemenangan. Transisi dari Dejan Antonic ke Djadjang Nurdjaman pun bila dilihat dari raihan angka tidak terlalu mencolok. Perbedaannya hanyalah kualitas permainan menjadi lebih baik, lebih enak ditonton, walau masih mandul gol.

Produktivitas gol yang seret juga akan menjadi catatan tim pelatih. Memasukan 19 dan kemasukan 16, hanya berselisih tiga gol dari 17 pertandingan cukup menyedihkan.

Sedangkan dari sisi disiplin, 26 kartu kuning dari 17 pertandingan harus menjadi catatan. Karena bagaimanapun akan merugikan tim bila terlalu banyak akumulasi kartu. Dari sisi displin, tidak ada kartu merah menjadi kredit poin tersendiri.

Dari perbandingan menang – seri – kalah akan terlihat mengapa si Maung betah di papan tengah. 17 kali main dengan 7 kali menang, 6 kali imbang , dan 4 kali kalah adalah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Djanur. Terlalu banyak membuang kemenangan dengan bermain imbang di kandang (4 pertandingan) adalah kerugian.

Kekalahan terbesar adalah saat melawan Semen Padang (4-0) dan melawan Bhayangkara SU (4-1). Sedangkan kemenangan besar hanya satu kali, yakni melawan PS TNI dengan skor 3-0.

Itulah raport Persib Bandung di putaran pertama ISC 2016. Catatan adalah target Djanur yang meleset untuk membawa Persib ke 4 besar. Apakah Sang Maestro bisa kembali membawa Persib Bandung ke jalan yang baik dan benar? Kita tunggu di putran ke-2 ISC 2016.

Walau hanya liga ‘kopi’ tetapi ini adalah gengsi dan harga diri! (Bobotoh.id/RCK)

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.