RATUSAN ‘BIKINI’ DISITA DI DEPOK!

Aparat telah menemukan tempat produksi makanan ringan ‘Bikini’ di Depok, Jawa Barat. Walau ratusan kemasan makanan tersebut telah disita, pembuatnya masih dibiarkan bebas.

Menurut Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung, Abdul Rahim, menjelaskan produk makanan Bikini tidak memiliki izin edar sehingga bisa dikatakan sebagai produk ilegal. Berdasarkan UU No 18 tahun 2012 tentang Pangan, pelaku yang memproduksi barang ilegal dapat dihukum dua tahun kurungan dan denda paling banyak Rp. 4 miliar.

IEU RAME LUR: BELENCOSO MASIH MUNGKIN DIBÉRÉ KESEMPATAN !

Seperti diberitakan oleh BBC.com/Indonesia, makanan ringan Bikini, atau Bihun Kekinian, diproduksi di sebuah rumah di Sawangan, Depok, Jawa Barat. Penggerebekan di rumah tersebut dilakukan dinihari tadi, Sabtu, 6/8/2016 pukul 00.15 WIB.

Dari aksi tersebut, BBPOM beserta Koramil dan Polsek Sawangan menyita 144 kemasan makanan Bikini, 3.900 lembar kemasan primer, 15 bungkus bumbu, 40 bungkus, dan aneka peralatan produksi sebanyak lima unit.

Abdul mengatakan rumah produksi makanan Bikini, yang juga merupakan rumah Tw (19 th), langsung ditutup. “Yang di pasaran kita minta mereka tarik atau musnahkan,” ujar Abdul. (Bobotoh.id/RCK)

[socialpoll id=”2333207″]


[socialpoll id=”2355902″]

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.