ROKOK ELEKTRONIK ATAU VAPOUR LEBIH AMAN? IEU BAHAYANA!

Siapa bilang rokok elektrik lebih sehat dan tidak berbahaya? Dua zat kimia penyebab kanker ditemukan pada rokok elektrik. Walau selama ini dipercaya sebagai alternatif dari rokok konvensional yang penuh racun, baru-baru ini peneliti membuktikan bahwa rokok elektrik ternyata sama berbahayanya dengan rokok biasa.

Pada rokok elektrik atau vapour ditemukan dua zat penyebab kanker, yakni propylene oxide dan glycidol. Hasil penelitian ini dilaporkan oleh tim peneliti dari Lawrence Berkeley National Laboratory, Amerika Serikat.

IEU RAME LUR: PERSIB & BOBOTOH ‘BERKIBAR’ DI ARAB SAUDI ! IEU 7 FOTONYA !

Se[erti diberikan oleh TribunNews.com, Minggu, 21/8/2016, emisi zat-zat kimia yang berbahaya tersebut bisa sangat variatif tergantung dari peralatan rokok elektrik yang digunakan. Rokok elektrik yang murah melepaskan lebih banyak zat kimia yang menyebabkan kanker tersebut.

Lara Gundel, salah satu dari tim peneliti, mengatakan semakin makin lama rokok elektrik digunakan pada satu waktu tanpa jeda, makin banyak pula zat kimia yang dilepaskan.

Sedangkan salah satu peneliti lain, Huga Destaillats, mengatakan bahwa anggapan rokok elektrik tidak beracun itu harus diubah. Walau sedikit lebih baik dari rokok konvensional, bukan berarti rokok elektrik tidak beracun. Rokok elektrik sebaiknya hanya digunakan oleh orang-orang yang masih belum bisa lepas sepenuhnya dari rokok konvensional. (.id/RCK)

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.