TEMUKAN JEJAK MACAN KUMBANG, IEU CEUK AKTIVIS #SAVECIHARUS!

Para aktivis lingkungan yang sedang melakukan perjalanan di wilayah hutan Ciharus secara kebetulan menemukan jejak-jejak kaki kucing besar. “Kemungkinan jejak Macan Kumbang atau Panthera pardus,” jelas Pepep.

Menurut Pepep, penemuan jejak itu tidak disengaja mengingat tujuan utama tim kampanye penyelamatan kawasan Ciharus di lokasi adalah untuk mensosialisasikan kampanye sadar lingkungan pada masyarakat setempat.

IEU RAME LUR: MUNDUR DARI PERSIB HERMAWAN HAYANG BERBAKTI PADA ORANGTUA!

“Temuan itu terjadi di hari pertama, yakni tepat pada tanggal 17 Agustus 2016 yang lalu. Saat itu tim kampanye #SaveCiharus memberangkatan tim dokumentasi yang rencananya akan mengambil gambar untuk keperluan dokumenter,” terang Pepep lagi pada Bobotoh.id, Jumat 19/8/2016.

Setelah melakukan konsultasi disimpulkan bahwa jejak kaki tersebut adalah identik dengan jenis kucing besar sejenis macan kumbang atau Panthera pardus, yang merupakan satwa endemik Jawa Barat. Menjadi lebih menarik lagi, dalam temuan tersebut ditemukan jejak dalam dua ukuran berbeda. Sehingga bisa diambil asumsi bahwa hal tersebut menunjukan keberadaan induk dan anaknya.

Menurut Pepep lagi, temuan di lapangan sebetulnya bukan hal baru, apalagi hal yang monumental. Data penemuan jejak dan tapak macan kumbang di hutan Ciharus kawasan Cagar Alam Kamojang ini diharapkan bisa jadi data yang memberikan pencerahan bahwa hutan Ciharus adalah Cagar Alam, hutan larangan yang tersisa, yang harus dijaga kelestariannya. (Bobotoh.id/Foto: Istimewa)

JEJAK-MACAN-CIHARUS-ISTIMEWA-006

JEJAK-MACAN-CIHARUS-ISTIMEWA-005

JEJAK-MACAN-CIHARUS-ISTIMEWA-004

JEJAK-MACAN-CIHARUS-ISTIMEWA-003

JEJAK-MACAN-CIHARUS-ISTIMEWA-002

JEJAK-MACAN-CIHARUS-ISTIMEWA-001

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.