707 BOBOTOH YAKIN BOBOTOH.ID TIDAK MENGRUKSAK BAHASA! MALAH TERTARIK!

Dalam memberi judul artikel atau berita yang ditulisnya, .id seringkali ‘mengabaikan’ aturan berbahasa. Di mana .id kerap memasukan kosa kata dari bahasa Sunda ke dalam judul berbahasa Indonesia. Tidak hanya itu, .id juga merangkaikan kata dengan menggunakan imbuhan berawalan dan akhiran (prefiks dan sufiks) yang ada di dalam khazanah bahasa Indonesia dengan kata yang berasal dari bahasa Sunda.

Mengenai hal ini tentu ada banyak pendapat, salah satu yang pro dengan konsep berbahasa Bobotoh.id adalah Hawe Setiwan, budayawan Sunda yang berasal dari Lembaga Budaya Sunda Unpas.

IEU RAME LUR: REPUBLIK MAUNG: BOBOTOH.ID MENGRUKSAK BAHASA SUNDA? IEU KATA BUDAYAWAN!

Bobotoh.id pun lalu melakukan jajak pendapat sederhana, apakah Bobotoh pembaca setia Bobotoh.id berpendapat sama seperti Hawe Setiawan, atau sebaliknya. Pertanyaannya adalah “Bobotoh, bagaimana kumaha? Bobotoh tertarik tidak memakey bahasa Sunda seperti Bobotoh.id?”

Dari 1215 Bobotoh yang menjawab, ternyata 707 orang Bobotoh tertarik. “Tertarik, itung2 turut melestarikan bahasa Sunda,” pilih mereka. Sedangkan yang kontra dan beranggapan merusak bahasa justru hanya sedikit.

Mereka yang menjawab pertanyaan di atas dengan memilih jawaban “Tidak tertarik. Geuleuh ih, itu MENGRUKSAK bahasa!” hanya ada 159 orang. Sedangkan 349 Bobotoh berpendapat netral dengan menjawab “Ah nu penting mah enakeun dan terharti/komunikatip”.

Pooling ini memang tidak merepresentasikan seluruh Bobotoh, dan juga bukan suatu polling yang sainstifik dan terukur.Tetapi polling ini cukup menggambarkan bahwa Bobotoh peduli dengan penggunaan bahasa Sunda dalam berbagai bentuk.

Karena baik yang setuju dengan Bobotoh.id atau pun yang berbeda pendapat, sama-sama menginginbkan Bahasa Sunda tetap terpelihara dan digunakan dengan baik dan benar sesuai segmen masing-masing.(Bobotoh.id/RCK)

polling-bahasa-sunda

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.