CERITA TAUFIQ YANG SEMPAT CEURIK SAAT MENYAKSENAN LANGSUNG KELAHIRAN PUTERI PERTAMANYA !

Gelandang tengah , sedikit bercerita tentang prosesi pertamanya dari sang pada Jumat (23/9/16) pukul 00:12 dinihari kemarin.

Saat itu, pemain yang akrab disapa ini mengaku merasa panik saat sang isteri mengalami reaksi akan melahirkan puteri pertamanya tersebut, iapun terus menamani sang isteri hingga prosesi melahirkannya selesai.

“Waktu itu istri udah Pembukaan dua aku langsung bawa aja ke Bidan karena kan khawatir juga, nya juga aktif lagi di dalam kandungan jadi ya langsung aja di bawa ke Bidan. Karena sedikit-sedikit terus ada pembukaan ya akhirnya nunggu di sana aja,” Kata pemilik nomor punggung 8 ini di Mess Persib, Sabtu (24/9/16).

Rasanya pertama kali nunggu istri melahirkan seperti apa?

“Ya pastinya deg-degan juga sempat tegang juga karen kasian juga lihat kondisi istri seperti itu karna kan lumayan juga prosesnya Kamis tersus Jumat dinihari baru melahirkan sempat saya ajak bulak-balik jalan juga istri supaya ada pergerakan karena kan saya lihat dia lemes dan supaya cepet prosesnya karena kan sekarang ga boleh pake suntik perangsang kalau sekarang,”.

menyaksikan langsung?

“Aku di samping dia, ah pokonya ga karuan lah sampai keluar bayinya aku lihat sampai dipegang sama istri. dan Alhamdulillah lahir normal. Keluarga dari aku belum cuma kontek-kontek aja paling dari keluarga istri aja,”.

“Namanya: Ayudia Madinah Imara Taufiq artinya: Seorang perempuan cantik dan suci bermartabat dan bertanggung jawab kalao Madinah kan diambil dari nama Masjid Madinah, dan Taufiq nama aku. Yang pilih nama aku am istri, sebelumnya juga di Sholat istiqhoroh dulu,”.

Untuk beberapa orang kan kalau gendong bayi baru lahir itu canggung apalagi laki, nah Taufiq gimana?

“Cemas juga sih pas pertama gendong tapi udah dibalut juga kan bayinya sama Bidan jadi tinggal gendong dan tersu daya adzanin aja,”.

Untuk kelahiran anak ini akan ada perubahan ga untuk kedepannya setelah sebelumnya dibuat cemas dan sedikit mempengarhi konsentrasi bersama tim?

“Ya pasti ada, nanti kan putri saya makin gede jadi saya harus makin dewasa makin tanggung jawab untuk keluarga juga semoga semuanya diberi kelancaran reazeki yang pasti jadi motivasi,”.

“Aku juga kan menyakskan waktu keluar bayiny, tapi aku ngga berani lihat, pas kepalanya keluar saya cuma bisa ucap Alhamdulillah saja,”.

“Saya juga sempet nangis karena kan keadaannya juga seperti itu karena saya lihat langsung perjuangan seorang Ibu yang melahirkan bayi bertarh dengan nyawa, ya pokonya paniknya sungguh ga kebayang cuman bisa berdoa saja. Aku disampingnya hanya bisa memotivasi untuk sabar dan berdoa saja terus,”.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.