DI SI JALAK, GOYOBOD DAN CUANKI KURANG LAKU!

Bagi penjual goyobod dan cuanki dengan adanya PON ini tidak memberi efek dampak positif ke penjualan. “Engga ada ah, biasa-biasa aja,” ujar Ade penjual goyobod pada .id saat ditemui d isekitaran kawasan Gelora Sabilulungan, SOR Si Jalak Harupat, Soreang Jumat siang 23/9/2016.

Ade pun mengungkapkan omsetnya lebih bagus saat berkeliling seperti biasanya dibandingkan diam di tempat.

IEU RAME LUR: FOTO VIKING BATAM GALANG DANA #PRAYFORJABAR!

Deni, seorang penjual cuankie menuturkan ia menurunkan harga satu porsi cuanki dari Rp. 8000 menjadi Rp. 6000.

“Biasa aja, padahal harga seporsi udah saya turunin,” ucap lelaki 25 tahun tersebut kepada Bobotoh.id. Deni pun menegaskan tidak akan kembali berjualan di sekitaran venue ini karena penghasilannya turun bahkan tak kunjung menguntungkan.

Ade penjual goyobood berpendapat bahwa hasil yang tidak memuaskan ini karena org luar Jawa Barat cenderung tidak tahu apa itu goyobod. “kKyanya sih mereka enggak tau goyobood. Yang beli mah kebanyakan orang Sunda,” ujarnya sambil tersenyum geli. (Bobotoh.id/BB)

iv>

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.