FSGI: NILAI NOL BISA MEMBIJILKAN KETIDAKPERCAYAAN SISWA & ORANG TUA!

Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti yang mendampingi DP, siswi sebuah SMA negeri di Bandung, menuturkan bahwa kesengajaan memberi nilai nol pada rapor bisa di-PTUN-kan. Hal tersebut dikatakan Retno menanggapi konferensi pers yang digelar Senin tadi, 5/9/2016.

Dalam konferensi pers itu sekolah bilang dari tiga komponen matematika, hanya satu komponen yang ada nilainya. “Secara tidak langsung sekolah membenarkan ada nilainya. Kalau dikalkulasikan enggak mungkin nol dong, tetap ada nilainya. Ini yang melanggar,” kata Retno.

IEU RAME LUR: POLDA GEUS SIAP AMANKAN PON XIX JABAR!

Jika mengacu pada Kurikulum 2013 tidak mungkin ada nilai nol di rapor, karena ketentuan penilaian rapor adalah nilai semester ganjil dan genap diakumulasi. Berdasarkan data di rapor semester ganjil DP, dia mendapatkan nilai 50.

“Kalau di semester ganjil dia dapat nilai kok tiba-tiba di semester genap bisa nol?,” ucapnya seoerti diberitakan oleh pikiran-rakyat.com.

Retno mewajarkan kalau pihak sekolah mau membela diri. Tapi hal seperti ini dampaknya sangat besar, terutama untuk sekolah sendiri. “Selain kepada anak, ke depannya akan muncul juga ketidakpercayaan pada sistem penilaian yang ada dari para siswa dan orangtua,” ucapnya lagi. (.id/RCK)

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.