SESAJEN DI STADION BALI UNITED, IEU MAKNANYA!

Pada saat melakukan tugas peliputan ke Stadion Kapten I Wayan Dipta 17/9/2016 yang lalu, fotografer Bobotoh.id. Adam S. Husein mengirimi redaksi sebuah foto menarik. Menarik karena foto tersebut adalah foto sesajen di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Ternyata Bobotoh, sesajen dalam masyarakat Bali adalah hal yang biasa. Di Pulau Dewata, sesajen bertebaran tidak hanya di tempat ibdah tetapi juga di daerah yang dipadati wisatawan.

IEU RAME LUR: (VIDEO) SEEKOR KUCING LAWAN DUA ANJING, MEUNANG MANA?

Biasanya, sesajen itu terdiri dari bunga, nasi, biskuit, permen, dan lain-lain. Tradisi ini sudah dilakukan sejak lama, bisa dikatakan sudah berasal dari nenek moyang yang memiliki pemikiran religius.

Ada simbol atau siloka di dalam pemberian sesajen, yaitu sesajen sederhana dipersembahkan setiap hari. Sedangkan, sesajen istimewa dipersiapkan untuk acara-acara keagamaan tertentu. Di pura-pura, sesajen untuk Dewa dan roh para leluhur diletakkan di altar yang tinggi, sedangkan sesajen untuk roh-roh jahat diletakkan di bagian dasar.

Masyarakat Bali yang mayoritas beragama Hindu memulai hari dengan doa yang diiringi sesajen bunga untuk dipersembahkan kepada Dewa-Dewi Bali. Sesajen memiliki nilai yang sakral bagi warga Bali. Mereka percaya dengan mempersembahkan sesajen, mereka akan mendapatkan keberuntungan, sekaligus menolak kesialan.

Selain untuk mendapatkan keberuntungan, pemberian sesajen juga merupakan cara warga Bali untuk bersyukur kepada para Dewa yang telah memberikan kesejahteraan bagi kehidupan mereka.

Nah Bobotoh, itu maksa sesajen bagi masyarakat Bali. Seajen adala satu bentuk kepercayaan masyarakat Bali adalah hal yang unik yang perlu dihormati. Karena Indonesia yang luas memiliki beragam budaya dan kebiasaan. (Bobotoh.id/RCK)

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.