DEMI TIKET PERSIB, SI TÉTÉH INI PERNAH JADI KONDEKTUR ANGKOT CAHEUM-LEDENG!

Persib bagi saya adalah kebanggaan tersendiri yang mempunyai tempat khusus di hati ini. Itulah kalimat pertama yang diungkapkan oleh wanita bernama Cahaya Alfaro Mukhsin ketika ditanya mengenai dibenaknya.

“Jadi menurut saya jika mendukung Persib itu harus dengan cara jujur, misalkan Persib mainnya butut, ya wajar menurut saya kalo dibilang Persib butut atau dibubutut, da menyebut Persib butut itu teh masih dalam konteks “mendukung” supaya Persib berbenah dan malu karena hasil butut yang diraih,” ungkapnya kepada Bobotoh.id.

Lahir dari keluarga yang memang sudah turun temurun menyukai Persib, Cahaya mengaku sering bolos dari sekolahnya hanya karena ingin menonton langsung pertandingan Persib di stadion.

“Dari saya lahir mungkin keluarga saya emang sudah menjadi keluarga Persib, bahkan waktu saya kecil rumah saya pernah kedatangan Robby Darwis dan Djajang Nurjaman sendiri karena kebetulan bibi saya kerja di rumah pak Djajang, jadi keluarga-lah yang pertama kali mengenalkan saya pada Persib. Bahkan saya sering bolos sekolah hanya karena takut ketinggalan pergi ke demi pertandingn Persib waktu masih di Stadion Siliwangi. Saya sempat ikut alm. kakak saya menjadi kenektur angkot jurusan Cicaheum-Ledeng demi tiket Persib dan pengalaman berharga itu yang sampe detik ini menjadi pengalaman terindah,” ceritanya.

Ieu rame lur: DUA MANTAN JEUNG DUA PEMAIN ANDALAN PERSIB KEMBALI DIGEROAN TIMNAS !

Ditanya mengenai pemain favoritnya di Persib sekarang, perempuan kelahiran Majalengka, 11 Agustus 1985 ini mengaku sangat mengidolakan sosok Hariono. “Dan sejak munculnya Hariono, dia-lah yang sampai detik ini idola besar saya di Persib,” kagumnya.

Cahaya pun mengaku memiliki pengalaman unik selama dirinya menonton langsung pertandingan Persib. Pengalaman apakah itu?

“Ada satu pengalaman yang sangat memalukan tapi mendadak tidak malu soalnya Persibnya menang pas lawan Persija dulu, aku-nya lagi pas waktu nya mau datang bulan, lupa ga bawa persediaan pembalut jadi “tamu-nya” datang duluan di stadion tanpa saya ketahui, tau-tau dari belakang ada yang noel ngasih tau di belakang udah ada yang ngajabog, yang parahnya yang duduk di belakangnya cowo, dengan terpaksa pas kaluar stadion jaket alm. kakak jadi korban buat nutup bagian belakang,” ceritanya seraya bercanda.

Tak lupa, dirinya pun mengungkapkan harapannya untuk Persib dan juga Bobotohnya kedepannya. “Semoga bisa kembali bermain cantik, jaya kembali seperti di era 2014, tidak hanya jago kandang dan pastinya juara satu lagi, bisa punya stadion sendiri yang benar-benar punya Persib, dan untuk Bobotoh semoga bisa terus kompak satu stadion bernyanyi bersama tidak beda-beda chant,” harapnya mengakhiri. (Bobotoh.id/GD)

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.