DI DAERAH INI LOBA NU ‘GAGAL’ NIKAH KUSABAB TEU APAL DOA MANDI BESAR ! EULEUH…

Pengadilan (PA) di kabupaten Blitar, Jawa Timur memberlakukan persyaratan khusus diluar persyaratan administrasi yaitu mengharuskan para calon pasangan yang akan menikah untuk .

Hal itu dilakukan oleh pihak Agama karena banyaknya calon pengantin muda yang mengajukan pernikahan di daerah tersebut.

Seperti yang terjadi pada pasangan Silvi (15) dan Hilmi (15), keduanya terpaksa menunda pernikahannya karena salah satu dari mereka tak bisa membaca doa mandi besar saat di hadapan hakim persidangan Dispensasi Kawin (DK) di PA tersebut, Selasa (11/10/16).

Sebenarnya KUA tak berani menikahkan dua pasangan tersebut karena sejoli itu masih di bawah umur. Dalam aturannya, usia minimal pria harus 20 tahun, sedangkan wanita 18 tahun.

Ieu Rame Lur : RAJA DI AFRIKA INI MEMBOGAAN ISTRI 100 JEUNG ANAK 500 !! WÉÉLÉÉH…

Hakim yang juga Wakil Ketua PA Blitar, Muhammad Zainuddin, mengatakan, tujuan calon pasangan muda harus hafal doa mandi besar supaya paham bahwa suami istri yang habis berhubungan badan itu harus mandi besar untuk menghilangkan hadasnya. Jika tak mandi besar, mereka akan berdosa.

“Buktinya, banyak pengantin yang tak hafal doa mandi besar. Karena itu, kami mengharuskannya agar mereka hafal, supaya paham,” tegasnya. seperti dikutip dari detik.com.

Zainuddin menambahkan, pasangan muda perlu diberi pemahaman soal aturan-aturan dasar. Tak hanya doa mandi besar, tapi juga doa-doa pendek atau doa harian seperti doa wudu, salat, dan lain-lain.

“Kami anggap persyaratan ini tak berat. Sebab, hanya menghafal doa mandi besar. Namun, ini sangat penting sebagai salah satu dikabulkannya permohonan DK mereka. Kalau tak hafal ya kami tunda. Bahkan, ada yang sampai kami tunda tiga kali sidangnya karena salah satu pasangan pengantin muda itu belum hafal,” ungkapnya. (Bobotoh.id/FD)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.