IEU PIHAK NU KUDU BERTANGGUNG JAWAB UNTUK PULIHKAN JUKUT GBLA !

Akhirnya terungkap saiapa yang harus bertanggung atas keringnya Stadion Gelora Bandung Lautan Api () Pasca ditutupi triplek karena digunakan sebagai panggung acara pembukaan dan penutupan Pekan Olahraga Nasional () XIX/2016 yang telah usai pada Kamis (29/9/16) lalu.

Hal itu diungkapkan oleh Jasa Kontruksi Dinas Pemukiman dan Perumahan Jawa Barat, Priyo Susilo yang mengatakan jika yang berkewajiban memulihkan kembali kondisi rumput GBLA ialah Even (EO) yang dipilih oleh Panitia Besar (PB) PON Jabar.

Pihaknya sebagai tim ahli mengaku nantinya hanya akan mengawasi EO tersebut dalam proses rumput.

Ieu Rame Lur : IEU 8 TAHAP PEMULIHAN RUMPUT GBLA!

“Kami sebagai tim ahli hanya hanya menjaga kelancaran. Jadi kontraktor EO yang dipilih PB PON itu harus memulihkan kembali kondisi rumputnya,” kata Priyo seperti dilansir Tribunnews.com, Senin (3/10/16).

Priyo mengaku telah menugaskan stafnya untuk mengawasi pemulihan rumput tersebut. Stafnya akan memantau dan membantu agar pemulihan rumput bisa berjalan dengan baik sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. Sebab kerusakan rumput itu merupakan resiko yang harus diterima dengan adanya penutupan menggunakan tripleks itu.

“Nanti dilihat kalau tumbuh tunas berarti rumput itu hidup. Kalau tidak ada tunas berati ditanam kembali. Tidak usah risau serahkan pada ahlinya. Kalau dibilang masalah ya itu (rumpat rusak. Red) masalah,” kata Priyo.

Seperti diberitakan sebelumnya, biaya yang harus dikeluarkan untuk memulihkan rumput GBLA menurut Priyo mencapai kurang lebih Rp.490 juta.

Hal itu dikatakannya sesuai dengan kebutuhan rumput jenis Zoya Matrela yang mencapai harga Rp.70.000 per m2 dan dikalikan dengan luas lapangan yang bertaraf Internasional tersebut.

“Iya bisa tinggal dikalikan saja biaya perbaikan rumput SGBLA, Rp. 70 ribu x 7 ribu m2, anggarannya sekitar Rp 490 jutaan kalau sampai diganti rumputnya semua,” kata Priyo seperti dikutip dari tribunnews.com (Bobotoh.id/FD)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.