#LAPCUHAT: CARA MEMUTUSKAN KABOGOH DENGAN BAIK!

Ada banyak cara memutuskan hubungan dengan pasangan, tapi hanya sedikit sekali yang berani menghadapinya. Banyak orang lebih memilih untuk mengabaikan masalah atau lari menunda segalanya.

Jika hubungan sudah tidak bisa diperbaiki, lebih baik mengakhirinya daripada terus menyakiti satu sama lain. Jika merasa tidak bahagia dalam suatu hubungan, untuk apa mempertahankannya?

Ada berbagai cara untuk berpisah, ada yang mudah dan ada yang sulit. Tapi jika Bobotoh tidak tahu bagaimana caranya mengakhiri hubungan dengan baik dan diplomatis, bukannya beranjak maju dan mengakhiri dengan baik, tapi bisa jadi malah lebih menyakiti.

Berikut adalah beberapa caranya:

IEU RAME LUR: KOMEN TER HARI INI… ALI AHMAD!

1. Bicarakan Padanya Tentang Kondisi Hubungan
Sebagai pasangan sudah seharusnya Bobotoh mengkomunikasikan kondisi hubungan kalian dengan jelas. Apa yang selama ini dirasakan, idak ada yang dipendam dan disimpan-simpan.

Jangan langsung memutuskan hubungan tanpa adanya pembicaraan. Komunikasi terbuka antar pasangan seharusnya terjadi selama hubungan, bukan di akhir hubungan.

2. Tanya Pendapatnya dan Minta Kontribusinya
Sebelum putus dengan pasangan, tanya pendapatnya secara halus, jangan terbawa emosi. Tanyakan apa solusi yang bisa ditawarkan dan sampaikan bahwa bila tidak ada solusi, kalian lebih baik berpisah.

Ingat! Bobotoh sedang mencari solusi, bukan mencari siapa yang salah. Karena tentu saja Bobotoh menginginkan hubungan bahagia antara dua orang yang setara, bukan hubungan dingin antara hakim dan terdakwa.

3. Beri Kesempatan Terakhir
Jika pasangan tidak bisa menerima keputusan berpisah dan mencoba memberikan solusi,Bobotoh bisa memberikan waktu dengan batas yang jelas untuk mencoba kembali. Misalnya satu minggu atau satu bulan, jangan terlalu lama misalnya 6 bulan.

Berikan batas yang tegas. Jika tidak ada perubahan, maka jelas itu artinya tidak ada perbaikan yang bisa dilakukan dalam hubungan. Bila dia berubah hanya dalam masa percobaan saja, maka putuskan hubungan tanpa kesempatan berikutnya.

Bila Bobotoh sudah memberi kesempatan terakhir, namun si dia menyia-nyiakannya maka dia tidak menghormati kesempatan yang diberikan Bobotoh.

4. Tegas dan Konsisten Dengan Keputusan
Tegas dengan keputusan bukan berarti Bobotoh kejam. Tegas dengan keputusan berarti Bobotoh menghormati dan menghargai diri sendiri. (Bobotoh.id/RCK)

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.