MENPORA MBUNG MENDENGE KABAR VENUE URUT PON XIX/2016 JABAR TERBENGKALAI !

Menteri dan () Nahrrawi menegasakan jika dirinya tak mau mendengar kabar jika arena-arena atau venue yang telah dibangun ataupun direnovasi untuk digunakan dalam ajang XIX/2016 Jawa Barat yang telah usai belum lama ini menjadi sia-sia.

“Setelah PON, kami tidak ingin dengar lagi kabar ada venue yang terbengkalai,” Kata Imam seperti dikutip dari tempo.co.

“PON ini harus dijadikan momentum untuk menggairahkan perekonomian di daerah, menggairahkan rasa komunal terhadap tamu dari seluruh penjuru tanah air, dan menjadikan PON ini sebagai peninggalan sejarah,” tambahnya.

Usai perhelatan PON XIX/2016, Jabar akan kembali disibukkan dengan pesta olahraga berskala internasional Asian Games 2018. Lima venue pertandingan di Jabar akan digunakan untuk keperluanAsian Games.

Menurut Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) S. Dewa Broto, lima stadion di Jabar sudah berstandar internasional. Kelimanya siap digunakan sebagai venue pertandingan pada Asian Games.

“Untuk babak penyisihan dibutuhkan delapan stadion sepakbola. Lima di antaranya di Jabar. Jadi, untuk sepakbola itu mesti di Jabar,” kata Gatot. Lomba balap sepeda pun demikian pula. Tidak ada pilihan lain selain di Jabar. “Jadi kami butuh dukungan di Jabar,” harap Gatot.

Sementara itu, Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, merasa bersyukur karena berkat menjadi tuan rumah PON XIX, Jabar memiliki banyak venue baru yang dibangun dengan standar internasional.

Stadion sepakbola, misalnya, awalnya Jabar hanya memiliki Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung, sebagai stadion yang berstandar internasional. Namun kini juga ada Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Gedebage, Kota Bandung, dan Stadion Wibawa Mukti di Cikarang, Kabupaten Bekasi.

“Saya juga sudah meminta Bupati Kabupaten Bandung Dadang Naser untuk melebarkan Stadion Si Jalak Harupat,” kata Aher. Selain itu, menurut rencana juga akan dibangun stadion-stadion sepakbola di daerah lain, seperti di Bogor, Bekasi, Karawang, dan Cirebon. (Bobotoh.id/FD)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.