NÉKAD PAKAI STYROFOAM, IZIN USAHA AKAN DICABUT!

Setelah mensosialisasikan mengenai pelarangan penggunaan styrofoam untuk kemasan makanan dan minuman, Walikota Bandung Ridwan Kamil, menjelaskan bahwa aturan tersebut sesuai dengan perda kebersihan Kota Bandung.

Ia juga sudah meminta BPLH atau Badan Penyuluh Lingkungan Hidup (BPLH) untuk mensosialisasikan aturan tersebut selama dua minggu ke depan. “Kami sudah meminta BPLH untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, selama dua minggu ke depan, agar pada tanggal 1 November ini bisa diberlakukan,” ujar Kang Emil seperti dikutip dari Detik.com, 13/10/2016.

Kang Emil pun mengaku sudah menyiapkan sanksi terkait pelanggaran yang dilakukan. Sanksi tersebut beralku untuk pengusaha besar maupun pengusaha kecil. “Kalau ada yang melanggar kami beri sanksi tiga tahap. Yakni surat peringatan pertama, kedua dan ketiga. Jika masih membandel akan diberi sanksi administratif atau perizinan kita upayakan. Kalau pedagang kecil diperingati langsung nurut. Nah dari pengalaman biasanya restoran-restoran besar yang biasanya engga nurut,” jelasnya lagi.

“Dalam pengelola lingkungan di Bandung dominasi sampah itu terutama di sungai adalah sampah dari styrofoam yang tidak mungkin terurai,” tambahnya. (.id/RCK)

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.