HINDARI BAHAYA LISTRIK SAAT BANJIR. KIEU CARANYAH!


Banjir saat ini menjadi ancaman bagi warga Jawa Barat dan Bandung Raya. Curah hujan yang ekstrem dengan intensitas tinggi meningkatkan potensi banjir.

Bahaya lain dari banjir adalah terkait denga adanya arus listrik. Oleh karena itu Suargina, Deputi Manajer Komunikasi PLN Distribusi Jabar, meminta agar warga mengamankan instalasi listrik di rumahnya masing-masing.

IEU RAME LUR: BANJIR, PLN MAREUMAN LISTRIK DI BEKASI & KARAWANG!

Apabila ditemukan indikasi aliran air yang masuk ke rumah dan membasahi peralatan elektronik, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengamankan gulungan kabel atau kabel tambahan yang berpotensi terendam air.

“Matikan peralatan listrik dan elektronik yang dekat di lantai dengan mencabut kabel listrik dari stop kontak dan pindahkan ke posisi yang lebih aman. Jangan memegang kabel yang terbuka atau terkelupas,” katanya kepada pikiran-rakyat.com.

Apabila stop kontak sudah tergenang dan rumah dalam kondisi terendam banjir, pastikan Mini Circuit Breaker (MCB) yang berfungsi sebagai pemutus aliran listrik telah dimatikan sehingga tidak ada aliran listrik ke dalam rumah.

Selanjutnya, jika banjir sudah surut dan rumah telah kering, pastikan instalasi listrik (stop kontak, mesin air, dan peralatan listrik yang terendam) dalam kondisi yang kering sebelum aliran listrik dinyalakan.

Hal lain yang perlu diwaspadai saat hujan adalah petir. Kerusakan alat elektronik karena tersambar petir merupakan kasus yang cukup sering ditemui. Guna meminimalisasi bahaya tersebut, matikan barang eletronik dan cabut kabel dari stop kontak listrik seperti televisi, radio, dan komputer ketika ada petir.

”Apabila masyarakat membutuhkan bantuan layanan teknik PLN, segera hubungi Call Center PLN di nomor 022-123. Petugas layanan teknik LN siap memberikan layanan teknik 24 jam sehari, 7 hari seminggu, tanpa dipungut biaya,” ujarnya.
(.id/RCK)

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.