INNALILLAHI.. SAURANG DEU JEK TEWAS AKIBAT BENTROK JEUNG WARGA !

Keributan dan bentrokan antara rombongan Jak mania dengan puluhan di Desa Tegalkarang, Kabupaten Cirebon mengakibatkan satu orang dikabarkan meregang nyawa. diduga merupakan salah satu The Jak mania yang tertinggal rombongan di Cipali, Palimanan.

Berdasarkan informasi yang didapat Cirebontrust, korban yang menjadi bulan-bulanan massa itu adalah anggota , sempat diamankan polisi. Namun, karena banyaknya massa yang sudah tersulut emosi, korban terlepas dari pengawasan polisi hingga akhirnya diamuk massa.

Seperti berita sebelumnya, penyerangan supperter sepak bola The Jak Mania, di bawah jembatan tol Cipali Desa Tegalkarang Kabupaten Cirebon, membuat warga setempat marah. Hingga minggu petang (06/11) mereka menghadang bus pengangkut The Jak di ruas tol.

Ieu Rame Lur : DEU JEK NYERANG WARGA SEKITAR TOL CIPALI !

Kondisi ini membuat aparat kepolisian Brimob Datacemen C Polda Jabar, dan personil Polres Cirebon diturunkan di lokasi kejadian untuk menghindari amukan warga. Kondisi di ruas tol Cipali pun macet. Arus kendaraan terpaksa dialihkan menuju jalur barat.

“Pokoknya The Jak dari arah timur. Mereka langsung turun dari mobil, sebagian ada yang pake kayu, pake batu, petasan yang dilempar-lemparin. Pakai acung-acungkan kayak mau perang aja. Dia bilang baakar… …,” kata Deni, warga setempat di lokasi kejadian.

Ieu Rame Lur : WARGA SEKITARAN TOL CIPALI MENGCOUNTER ATTACK SERANGAN DEU JEK !

Petugas juga mengamankan seorang pria yang nyaris dihajar warga,  lantaran diduga anggota The Jak yang tertinggal bus.  penyerangan yang terjadi sempat membuat panik warga yang tengah beristirahat di dalam rumah.

Ratusan Jak Mania yang menggunakan tiga bus turun ke jalan dan menyerang secara membabi buta ke arah pemukiman warga menggunakan batu, petasan dan besi. Akibatnya, sejumlah warga terluka dan beberapa rumah rusak akibat serangan batu. Sumber -cirebontrust.com- (Boboth.id/FD)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.