KOMEN TER HARI INI… JHOEL!


Bobotoh.ID kembali memilih yang memberikan ‘komen ter… hari ini, Sabtu, 11/11/2016. Salah seorang terpilih setelah mengomentari sebuah postingan berita pada Fans Page Facebook BobotohID, yakni “LAGI, DEU JEK MERIWEUH DI AREA TOL ! KEJADIAN KEDUA DI HARI INI !.”

Siapakah dia? Bobotoh ini bernama Jhoel Ia berkomentar, “Buat Jokdri harus berani menghukum suporter Persija dengan hukuman serta sangsi yg seberat2nya, karena dari satu kejadian dan kejadian yg lainnya bukan kategori kanakalan semata tp sdh termasuk indikasi kriminal kelas kakap seperti : penjaharahan, pengrusakan, penyerangan, pengeroyokan, kerusuhan dan pembunuhan sangsi yg tepat adalah the jaj dilarang menyaksikan Persija bertanding kandang maupun tandang selama sedikitnya 5 tahun dan sebagai klub Persija selain denda minimal 300 juta jg di degradasi kl bisa dibubarkan sekalian kasian pemainnya banyak yg ditunggak gajinya karena tdk mampu bayar pemain.The Jak Suporter paling Brutal, paling Brengsek, paling bejad dan paling Biadab sealam dunia……., ujar Jhoel di boks komentar postingan terkait.

IEU RAME LUR: LAGI, DEU JEK MERIWEUH DI AREA TOL ! KEJADIAN KEDUA DI HARI INI !

Diberitakan dalam postigan tersebut, gerombolan Jakmania itu membuat keributan di area tol Palimanan tersebut pada Minggu sore (6/11/16). Mereka menyerang sekelompok pemuda di bawah flyover Tegal Karang Paliman. Jakmania mengira kelompok pemuda itu adalah bobotoh Viking yang hendak menghadang.

Hal itu disampaikan Kapolsek Gempol Yana Mulyana saar dihubungi melalui ponselnya. Yana menegaskan insiden tadi bukan bentrok dua pendukung klub sepakbola.

“Bukan bentrok antara The Jak dan Viking, tapi tadi biasa sekelompok anak-anak punk yang lagi di bawah jembatan terus mungkin dikira Viking jadi diserang,” ujar Yana seperti dikutip detik.com.(Bobotoh.id/RCK)

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.