SRIWIJAYA FC SEMPAT TEROMBANG AMBING DI LAUTAN & TERDAMPAR DI PULAU KOSONG!


Sriwijaya FC berhasil membawa pulang 1 poin ketika mereka bertandang ke markas Perseru Serui di Stadion Marora, Serui dalam laga lanjutan pekan ke, Sabtu (19/11/2016) kemarin.

Membawa kabar manis untuk publik Sriwijaya FC, namun ternyata skuat asuhan Widodo C. Putro itu harus mengalami hal yang mendebarkan. Dalam perjalanan pulang mereka dari Serui, tim Sriwijaya FC yang melakukan perjalanan dari Serui menggunakan speed boat sempat terombang ambing di lautan.

Seperti dikutip dari laman Topskor.id, para penggawa SFC meninggalkan hotel Maureen Serui lebih pagi, pada Senin (21/11)  pukul 04.00 subuh WIT, untuk mengejar penerbangan dari Biak menuju Jakarta yang dijadwalkan pada pukul 10.45 WIT.

Tim harus menggunakan speed boat (kapal cepat) menuju pelabuhan Saubeba terlebih dulu sebelum ke Biak,  jarak tempuhnya membutuhkan waktu  dua jam. Pada pukul 06.00 WIT tim tiba di Saureba, lalu berselang  1,5 jam kapal speed boat pertama  tiba  mengangkut  11 pemain dipimpin Firman Utina.

Ieu rame lur: CEO AREMA CRONUS NGAJANGJIKEUN BONUS JANG TIMNAS INDONESIA !

Awalnya berjalan lancar, di pertengahan bertemu cuaca buruk  dan hujan deras. Setelah berjalan 1 jam 20 menit,  mesin kapal  mengalami gangguan dan mati. Kapal pun terombang ambing di tengah laut lepas lalu diterjang ombak kencang.

kapal rombongan tim kedua yang dipimpin Pelatih Kepala SFC, Widodo Cahyono Putro, merasakan pengalaman lebih ekstrim lagi  dari Serui menuju Biak. Kapal kedua ini adalah kapal speed boat biasa, sehingga goncangan ombak  lebih  terasa kencang saat menerpa.

Saat dalam perjalanan, tiba-tiba air laut berangsur  masuk ke dalam kapal.  Sehingga membuat bagian umum dan perlengkapan SFC harus bekerja ekstra, sibuk menyelamatkan barang-barang bawaan tim. Air yang masuk membuat sistem mesin kapal terganggu,  kapten kapal pun memutuskan berlabuh sebentar ke pulau kosong tak berpenghuni di sekitar lokasi kapal mogok.

Akhirnya, setelah sekitar  30 menit, Kapten kapal berhasil memperbaiki mesin. Banyaknya rintangan membuat tim kedua tidak tiba tepat waktu di bandara Biak, sehingga  manajemen SFC  memutuskan menginapkan tim kedua terlebih dulu, karena penerbangan ke Jakarta sudah tidak ada lagi.

Setelah melakukan perjalanan yang mendebarkan, akhirnya semua rombongan SFC baik pemain dan offisial  sampai Biak dengan selamat. (.id/RF)

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.