TERANCAM DENDA MAKSIMAL RP 150 JUTA, PERSIJA PASRAH!

Ketua panitia pelaksana pertandingan kandang Persija Jakarta, Bobby Kusumohadi menjelaskan, melihat banyaknya hal-hal yang melanggar aturan sepanjang laga antara Persija Jakarta melawan , Sabtu (5/11/2016) semalam, membuatnya yakin timnya bakal dijatuhi sanksi berat. Denda maksimal Rp 150 juta dan berlaga tanpa penonton kemungkinan besar diterima tim Macan Kemayoran.

“Kalau nanti tanpa penonton kami akan jalani, tidak masalah. Kami laga kandang di  tinggal tiga kali, mudah-mudahan tetap ada izin untuk berlaga di Solo,” tuturnya.

Ieu rame lur: KAPAN KOMDIS LAKUKAN SIDANG? IEU CEUK RATU TISHA!

Seperti yang diketahui, suporter tim Persija Jakarta atau yang sering disebut The Jakmania kembali berulah pada pertandingan tersebut. The Jakmania yang notabene masih dalam status disanksi oleh operator turnamen Indonesia Soccer Championship () 2016 yakni PT Gelora Trisula Semesta (GTS) yakni sanksi tidak dapat menonton laga Persija Jakarta di stadion manapun, melanggar sanksi tersebut dengan terbukti menghadiri laga antara Persija Jakarta melawan dengan menggunakan atribut.

Tak hanya itu, mereka pun terbukti melakukan beberapa pelanggaran lainnya yakni terlibat kerusuhan di stadion, menyalakan petasan atau kembang api, menyanyikan lagu rasis, kedapatan menyorotkan laser kepada para pemain yang sedang bertanding, hingga melakukan pelemparan benda ke dalam lapangan.

Namun, hingga kini, PT GTS belum mengeluarkan tindakan apapun terkait beberapa kejadian yang dilakukan suporter tim ibu kota tersebut. (.id/RF)

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.