BC OPERASI ZEBRA 2016, BUKAN HOAX LURRR!


Kepolisian Republik Indonesia berencana melakukan Operasi Zebra secara serentak pada tanggal 16-29 November mendatang. Adanya operasi ini sudah tersebar beberapa hari sebelumnya melalui berbagai media sosial dan aplikasi pengolah pesan instan.

Salah satunya adalah: “Kepada Rekan2 semua sebagai Informasi bahwa pada tgl.16 s/d 29 Nopember 2016 Akan dilaksanakan Operasi Zebra, yang belum punya Sim,Stnk mati agar segera di urus & dilengkapi kendaraannya termasuk Spion.tlg dibantu Share kepadaseluruh keluarga dmn berada karna serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia.Semoga Bermanfaat.”

IEU RAME LUR: KOMPETISI RESMI BAKAL DIMULAI BULAN MARET 2017 ! NYA KITU?

Setelah di-cek ternyata informasi tersebut benar adanya. Operasi Zebra merupakan operasi resmi rutin yang digelar setiap tahun guna menekan angka kecelakaan lalu lintas, pelanggaran berlalu lintas, dan menyambut Operasi Lilin jelang Natal dengan Tahun Baru.

Adapun pengendara yang menjadi sasaran operasi Zebra ini, adalah:

1. Pengemudi yang melawan arus,
2. Pengemudi yang menerobos traffic light (lampu merah),
3. Pengemudi yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) atau masa berlakunya habis,
4. Pengemudi yang tidak membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) atau masa berlakunya habis,
5. Pengemudi yang kendaraan tak memiliki plat nomor polisi atau masa berlakunya habis,
6. Kendaraan tidak memiliki alat standar keamanan tak lengkap (spion, lampu, dll),
7. Pengemudi dan penumpang tak memakai helm (khusus pengendara sepeda motor),
8. Pengemudi dan penumpangtak mengenakan sabuk pengaman (khusus pengendara mobil),
9. Tak menyalakan lampu saat siang hari,
10. Khusus angkutan umum, polisi mengincar pengemudi yang ngetem sembarangan,
11. Kendaraan menggunakan rotator serta sirine bukan peruntukannya,
12. Plat nomor kendaraan tidak sesuai dengan spektek/aturan;
13. Geng motor/balap liar,
14. Kendaraan bak terbuka bukan untuk memuat orang,
15. Pengemudi di bawah umur,
16. Angkutan umum tidak layak pakai,
17. Kendaraan bus/truk kelebihan muatan baik orang/barang.

Pelanggar akan dijatuhi sanksi berdasarkan Undang Undang RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Sanksinya berupa denda hingga ancaman pidana kurungan. (.id/RCK. Foto: Ilustrasi)

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.