PESAWAT ‘CHAPECOENCE’ RAGRAG KARENA TAK ISI BBM?


Berdasarkan foto-foto yang diambil para jurnalis maupun para penyidik keselamatan udara, timbul dugaan bahwa pesawat LaMia 2933 jatuh karena kekurangan bahan bakar. Hal ini didasarkan pada bukti bahwa tak ada bekas terbakar pada puing-puing pesawat.

Namun, Grant Brophy, seorang penyidik keselamatan penerbangan, mewanti-wanti agar publik tidak terlalu banyak mengambil kesimpulan sebatas dari rekaman dan foto dari lapangan. “Kehabisan bahan bakar jarang sekali terjadi pada penerbangan komersial karena ada banyak pengecekan pada pesawat untuk memastikan bahan bakarnya cukup,” kata Bophy seperti dikutip dari CNNIndonesia.com

IEU RAME LUR: PESAN YANA UMAR BUAT BOBOTOH YANG MAU MENÉNJO TIMNAS !

Sementara itu, Direktur Otoritas Penerbangan Sipil Kolombia Alfredo Bocanegara mengatakan pihaknya menduga kecelakaan terjadi karena kerusakan listrik. Meski dugaan awal mengarah pada masalah tersebut, kemungkinan masalah bahan bakar juga tidak dikesampingkan.

Namun Bocanegara mengatakan penyelidik harus memastikan alasan pesawat tidak memiliki bahan bakar yang cukup, padahal jarak yang ditempuh baru mencapai 8 kilometer.

Pesawat dengan nomor penerbangan CP2933 yang ditumpangi rombongan pemain, jatuh di dekat Kota Medellin, Kolombia, Selasa lalu, 29/11/2016. Kecelakaan itu menewaskan 71 penumpang, termasuk awak pesawat tersebut. Di antara korban tewas itu, semua skuat Chapecoense termasuk di dalamnya.

Kiper Chapecoense Marcos Padilha yang masuk dalam manifes penerbangan, sempat diselamatkan dalam keadaan hidup di lokasi kejadian. Sayangnya, ia meninggal di rumah sakit. (.id/RCK)

Komentar

Ricky Nugraha

Bobotoh Persib, Pecinta Kucing, Kopi dan Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.