Teranyar

    HARGA CABAI 'LADA', PETANI LAKUKAN RONDA DI KEBUN CABAI!

    12 January 2017 17:27
    Biasanya, dalam dongeng yang sering diceritakan oleh orang tua kita, yang suka mencuri cabe itu sakadang Monyet dan Sakadang Kuya. Tetapi di saat harga cabe menggila hingga mencapai Rp. 120.000 per kilogram, pencurian cabe dilakukan oleh maling-maling profesional. Oleh karena itu petani di sentra cabai Ciamis, yakni Kecamatan Sukamantri, lebih meningkatkan penjagaan kawanan kebunnya seiring dengan mahalnya harga cabai. Hal itu untuk mengantisipasi kemungkinan masuknya pencuri yang menjarah salah satu komoditas pertanian tersebut. IEU RAMÉ LUR: MANGPRANG SORE: PBFC REKRUT PEMAIN EROPA, IRFAN BACHDIM, SAMSUL ARIF! "Sekarang kami lebih sering ronda malam, apalagi saat harga cabai mahal. Banyak pencuri yang mengincar. Sampai saat ini kami belum mendapat laporan atau informasi pencurian cabai," kata Ketua Kelompok Tani Cabai Gunungsari, Kecamatan Sukamantri Iyus, seperti diberitakan oleh Pikiran-Rakyat.com, Rabu kemarin, 11/1/2017. Iyus mengungkapkan ronda malam dilakukan bersama dengan petani lainnya. Dengan demikian situasi kebun cabai setiap saat dapat terpantau. Hal itu dilakukan, terutama pada areal yang siap panen. "Ada pola tanam tersendiri, sehingga setiap hari bisa panen, hanya saja lokasinya berbeda-beda. Selain ada yang siap panen, sebagian lahan juga tanaman sudah berbuah muda, sedangkan lain lain tanaman masih kecil," ujar Iyus lagi. (Bobotoh.id/RCK)

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli