Teranyar

    1 Botol 30 Juta, Berapa Total Denda Arema FC?

    16 April 2018 16:10
    Persib Bandung didenda Rp 145 juta dalam dua pertandingan perdana Liga 1. Hal tersebut karena tingkah laku buruk Bobotoh yang melakukan pelemparan, menyalakan flare (suar/cerawat), smoke bomb, dan sebagainya.

    Dalam Kode Disiplin PSSI 2018, disebutkan bahwa untuk botol minuman atau kaleng kosong nilainya Rp. 30 juta untuk 1 sampai 10 botol. Sedangkan bila ada isinya, nilainya Rp. 50 juta.

    Ieu Rame Lur: Hal Yang Tidak Pernah Terbayang oleh Sabil Sebelumnya !

    Sedangkan untuk batu atau benda keras lainnya adalah Rp. 50 juta. Sedangkan gelas plastik atau kertas nilainya Rp. 20 juta untuk 1 sampai 10 benda. Sedangkan bila kombinasi benda tersebut di atas nilai dendanya Rp. 50 juta untuk 1 sampai 10 benda.

    Sedangkan untuk 'pitch invasion' alias memasuki lapangan tanpa izin perangkat pertandingan adalah Rp. 30 juta untuk 1 orang yang masuk lapangan permainan. Sedangkan bila 2-5 orang dendanya Rp. 50 juta.

    Hal ini mengacu pada Pasal 70 poin satu Kode Disiplin PSSI tahun 2018 tentang "Tanggung jawab terhadap tingkah laku buruk penonton":

    "Tingkah laku buruk yang dilakukan oleh penonton merupakan pelanggaran disiplin. Tingkah laku buruk penonton termasuk tetapi tidak terbatas pada; kekerasan kepada orang atau objek tertentu, penggunaan benda-benda yang mengandung api atau dapat mengakibatkan kebakaran (kembang api, petasan, bom asap (smoke bomb), suar (flare), dan sebagainya)."

    Nah berapa banyak denda yang harus dibayar Arema FC atas 'tingkah laku buruk penonton, pada pertandingan tadi malam, Ahad. 15/4/2018? Selain botol minuman, sendal, sepatu, tongkat bambu, juga terlihat di layar kaca saaat siaran langsung Arema FC vs Persib Bandung.

    Terlihat juga bom asap dan petasan yang antara kerumunan Aremania yang merangsek ke lapangan. Belum lagi official tim Persib Bandung, Pelatih Kepala Mario Gomez dan bek Ardi Idrus yang luka terkena lemparan penonton. (Bobotoh.ID/RCK)


    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli