Teranyar

    MENGAPA BARU SEKARANG, PAK MENTERI ?!

    8 August 2016 15:07
    Aturan memang harus ditegakan, namun mengapa baru sekarang dipersoalkan ?! Baru-baru ini lisensi kepelatihan yang dimiliki pelatih pengganti Djajang Nurdjaman serta dua pelatih pengganti lainnya yaitu Jan Saragih (Persija) dan PS. TNI (Suharto) dipersoalkan oleh Menteri pemuda dan olahraga RI, Imam Nahrawi. Imam meminta agar PT. GTS menjalankan regulasi mengenai liseni pelatih yang menangani sebuah tim di ISC A. Keinginan Menpora ini pun sontak membuat Persib kebakaran jengkot. Pelatih yang baru saja mengganti mungkin harus diganti. Manajer Persib Umuh Muchtar pun angkat bicara tentang hal tersebut. Bahkan Umuh meminta agar PT. GTS tidak terlalu kaku dalam menerapkan regulasi karena ISC bersifat turnamen. ”Kenapa tidak dari awal dipermasalahkannya, masak Persib mau ganti pelatih lagi?” ujar Umuh. Akan tetapi Imam mempunyai pikiran yang berbeda. Ia mengatakan aturan adalah aturan yang harus ditegakan. "Peraturan itu dibuat untuk ditaati bukan dilanggar. Saya kira begini PT GTS harus objektif dalam menyikapi permasalahan yang ada ini," ujar Imam dikutip dari goal.com. Ieu Rame Lur : Kisruh Lisensi Pelatih, Kalau Tidak Bisa Persib Berhenti Saja ! Namun anehnya mengapa politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini baru 'berkicau' sekarang setelah Djajang Nurdjaman menukangi 5 laga Persib. Mengapa hal ini tidak disinggung saat merebaknya isu pergantian pelatih di tubuh Persib. "Djanur jadi pelatih Persib tidak diam-diam. Sebelum ditunjuk menggantikan Dejan Antonic, pemberitaannya cukup deras. Masa nggak kedengar dan kebaca PT GTS?" ujar salah seorang mantan pemain Persib Yudi Guntara seperti dilansir Top Skor. Mengapa Baru Sekarang, Pak Menteri ?! (bobotoh.id/HL) [socialpoll id="2379776"]
    [socialpoll id="2369528"]

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?