Teranyar

    5 Fakta El Clasico Yang Jarang Dipikanyaho !

    22 December 2017 15:19
    El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona merupakan salah satu pertandingan sepak bola paling panas di dunia. Tapi, ada sejumlah fakta dari El Clasico yang jarang diketahui.

    El Clasico pertama di La Liga musim ini akan berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu saat Real Madrid menjamu Barcelona, Sabtu malam besok (23/12). Barcelona sedang dalam kepercayaan diri tinggi setelah unggul 11 poin atas Madrid di puncak klasemen.

    Ieu Rame Lur: Melaan Fans Asia, El Classico Digelar Siang Hari!

    Dikutip CNNIndonesia.com dari berbagai sumber, berikut ini lima fakta tentang El Clasico yang jarang diketahui penggemar sepak bola:

    1. Rivalitas 115 Tahun
    Rivalitas antara Real Madrid dengan Barcelona sudah berlangsung sejak 1902. Ketika itu, pada 13 Mei, untuk kali pertama El Clasico terjadi pada ajang Piala Coronation. Barcelona menang 3-1 melalui dua gol Udo Steinberg dan satu gol Joan Gamper.

    2. Kering Skor Kacamata
    Sebagai salah satu pertandingan sepak bola terpanas di dunia, El Clasico terbilang hampir tidak pernah mengecewakan penonton, setidaknya dalam 15 tahun terakhir. Pasalnya, kali terakhir Real Madrid vs Barcelona bermain imbang tanpa gol terjadi pada pertandingan La Liga di Camp Nou, 23 November 2002.

    3. Sergio Ramos Raja Kartu Merah
    Kapten Real Madrid Sergio Ramos hingga kini tercatat sebagai pemain yang paling banyak mendapat kartu merah di pertandingan El Clasico. Bek timnas Spanyol itu sudah mengoleksi lima kartu merah.

    4. Pencetak Gol Pertama
    Pencetak gol pertama Real Madrid di El Clasico bukanlah pemain asal Spanyol, melainkan Arthur Johnson yang merupakan penyerang asal Inggris. Hal itu terjadi pada Piala Coronation pada 1902. Johnson awalnya berkarier sebagai kiper dan sempat menjadi pelatih Madrid pada 1910 hingga 1920.

    5. Rebutan Alfred Di Stefano
    Real Madrid dan Barcelona sempat berebut penyerang Alfredo Di Stefano pada 1953. Kedua rival di El Clasico itu sama-sama mengklaim mendapatkan Di Stefano dari klub Kolombia, Millonarios. FIFA kemudian turun tangan dan mengambil keputusan agar Di Stefano bermain satu musim di Barcelona dan satu musim di Madrid.

    Barcelona kemudian membatalkan kontrak Di Stefano setelah Presiden Azulgrana ketika itu, Enric Marti Carreto, mengundurkan diri. Di Stefano pun kemudian menjadi legenda Madrid dan mencetak 18 gol di El Clasico. (Bobotoh.id/RCK)


    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli