Teranyar

    6 Film Ini 'Melibatkan' Persib Di Dalam Ceritanya !

    1 August 2017 15:32
    Sebuah film tidak hanya berfungsi sebagai hiburan belaka. Film juga kerap kali memuat pesan yang hendak disampaikan kepada masyarakat luas. Dan tentunya pesan yang disampaikan lewat sebuah film, bisa sangat berdampak kepada para penyimaknya. Seseorang yang menonton film Rudy Habibie (2016) yang mengisahkan perjalanan hidup salah seorang mantan Presiden Indonesia, B.J Habibie misalnya, bisa seketika terinspirasi dan ingin mengikuti jejak Habibie yang diperankan oleh aktor Reza Rahardian dalam film itu.

    Kita tahu sama tahu juga, semenjak film 5cm dirilis pada tahun 2012 lalu, tren naik gunung semakin mewabah di kalangan anak muda. Juga ketika film Filosofi Kopi pertama dirilis pada tahun 2015, budaya ngopi dan nongkrong berlama-lama di kedai kopi semakin marak dilakukan oleh anak-anak muda.

    Begitulah contoh, bagaimana sebuah film bisa membawa dampak pada perubahan cara pandang, tren, dan gaya hidup. Hal tersebut juga berlaku pada film-film yang bertemakan sepak bola, khususnya Persib. Dari mulai pesan semangat perdamaian hingga pesan semangat militansi Bobotoh, banyak dibawa oleh film-film tersebut. Berikut enam film yang yang 'melibatkan' Persib secara langsung dan tidak didalamnya :

    1. Romeo Juliet (2009)

    Film ini disutradarai oleh Andi Bachtiar Yusuf. Bercerita tentang dua sejoli yang saling jatuh cinta. Yang menarik adalah, keduanya berasal dari kelompok suporter yang terkenal akan rivalitasnya di Indonesia: Jakmania dan Bobotoh Persib. Film ini berdurasi kurang lebih 1 jam lebih 45 menit.

    Inti cerita dari film ini mengisahkan tentang seorang Jakmania bernama Rangga, yang jatuh hati kepada seorang perempuan yang merupakan seorang Bobotoh bernama Desi. Awal pertemuan mereka dalam film itu adalah ketika terjadi bentrok antara Jakmania dan Bobotoh. Klimaks dari film ini terletak ketika hubungan antara Rangga dan Desi tidak disetujui oleh pihak keluarga Desi. Penolakan paling keras muncul dari Parman, tokoh yang memerankan sebagai Kakak kandung Desi dalam film ini.

    Film ini cukup relevan untuk ditonton kembali di situasi sekarang, di mana perdamaian antara Bobotoh dan The Jakmania sedang banyak diserukan. Karena cinta tak bisa terhalang hanya karena perbedaan tim sepak bola yang didukung.


    2. Buligir Day (2014)

    Film ini disutradarai oleh Ricky Sastramihardja. Dalam pembuatannya, Ricky dibantu oleh Aris, Fahmi, Fikih, Robby, Ipey, dan Kukuh. Film ini berjenis film dokumenter, yang diambil dari sudut pandang Bobotoh sendiri. Berdurasi sekira 40 menit.

    Bercerita tentang bagaimana perjuangan bobotoh ketika mendukung Persib di putaran final Liga Indonesia 2014. Banyak scene yang menampilkan ekspresi para bobotoh di film ini. Ekspresi yang menjelaskan bagaimana militannya para bobotoh dalam mendukung tim kesayangan mereka. Dari ekspresi sedih, tegang, bahagia campur haru ada dalam film ini.

    3. Biru Darahku (2006)

    Dibuka oleh suara penyiar radio RRI yang melaporkan siaran pandangan mata pertandingan Persib, film pendek ini mengisahkan tentang para santri di salah satu Pondok Pesantren di Garut yang bersekongkol untuk dapat menyaksikan pertandingan Persib secara langsung di Bandung.

    Bahkan salah seorang tokoh di film tersebut yang bernama Fahri, tanpa diketahui pihak pesantren, telah bersekongkol dengan Ayahnya. Agar setiap Persib berlaga, Fahri bisa pergi ke stadion. Dalam hal ini, Ayah Fahri selalu menyediakan sopir dan truk untuk mengantar Fahri dan kawan-kawannya pergi ke stadion menyaksikan Persib.

    Film ini disutradarai oleh Irfan Amalee, berudarsi sekitar 15 menit.

    Ieu Rame Lur : Cerita Menarik Tentang 6 Tempat Latihan Persib !

    4. Mimpi Bobotoh (2014)

    Film ini merupakan film berseri. Total sebanyak 26 episode ditayangkan. Diproduksi oleh Dreamlight World Media.

    Film ini mengangkat kisah tentang bagaimana pengorbanan para Bobotoh dalam mendukung Persib. Yang lebih ditampilkan pada film ini sendiri adalah, cerita-cerita tentang bagaimana seorang bobotoh sampai mengorbankan banyak hal, hanya demi mendapatkan tiket pertandingan untuk mendukung Persib secara langsung.

    Sebagaimana dalam lirik lagu Aing Pendukung Persib dari Pas Band yang menlantunkan perjuangan bobotoh, "Ku jual baju celanaku, untuk menonton permainanmu. Lapar teu paduli, nu penting aing lalajo Persib."

    4. Demi Ucok

    Film ini memang tidak ada sangkut pautnya dengan Persib. Namun film besutan Sammaria Simanjuntak sempat mendapat kecaman dari banyak bobotoh. Penyebabnya, dalam salah satu adegan, ada seekor hewan yang menggunakan jersey Persib. Nama hewan itupun diberi nama bobot.

    Sontak saja, film demi ucok mendapat kritikan tajam dari bobotoh. Mereka menilai jika hal itu sudah masuk dalam kategori penghinaan.

    5. Preman Pensiun

    Sinetron bergenre drama komedi ini kerap berhubungan dengan Persib. Dalam beberapa adegan, pelatih Persib Bandung saat itu Djajang Nurdjaman turut terlibat dengan pemeran utama dalam sinetron tersebut yakni Kang Mus (Epy Kusnandar).

    Sinetron ini cukup mendapat respon positif di masyarakat Jawa Barat dan Bandung. Banyak nilai moral yang terkandung dalam sinetron tersebut.

    6. Film Dokumenter Bobotoh

    Sebuah film dokumenter bergenre suporter ini dibuat oleh dua orang warga negara asing. Adalah Tobias dan Daniel. Keduanya sudah sering berkeliling Asia untuk sekedar mengetahui tentang dunia suporter di Asia seperti Thailand, Jepang dan Malaysia. Dan kali ini giliran bobotoh yang menjadi garapan dua anak muda tersebut.

    Banyak bobotoh yang terlibat didalamnya, diantaranya Yana Umar, Herru Djoko, VIking Boys hingga jurnalis bobotoh.id (BID), Reno F. Rinaldi.

    Inti dari film dokumenter ini menceritakan tentang sleuk beluk bobotoh baik diluar dan di dalam stadion. (bobotoh.id/Rio Rizky/HL)

    Editor : HL

    Catatan Redaksi : Jika bobotoh mempunyai informasi tambahan bisa dikrimkan melalui idbobotoh.redaksi@gmail.com

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli