Teranyar

    UPAH BURUH INDONESIA AKAN SELALU MURAH ! KUNAON TAH ?

    10 January 2016 20:38
    Anggota DPR RI Komisi IX, Rieke Dyah Pitaloka ?menyatakan, tenaga kerja Indonesia belum siap menghadapi, bahkan bersaing dengan negara-negara ASEAN, termasuk 6 negara lain di luar kawasan Asia Tenggara, yakni Australia, Selandia Baru, Jepang, Korea Selatan, China dan India di pasar bebas ASEAN. Alasannya, karena pekerja Indonesia "miskin" keterampilan. "Pekerja Indonesia belum siap menghadapi MEA?, karena bersaing dengan negara ASEAN masih jauh tertinggal dari segi ekonomi dan hal lainnya, seperti India dan China saja jumlah penduduknya di atas kita," ujar Rieke dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (10/1/2016) dilansir liputan6. "Di pasar bebas ASEAN kan bukan cuma modal, barang dan jasa yang bebas keluar masuk, tapi juga tenaga kerjanya bisa pindah-pindah negara dengan mudah," ucapnya. Ieu rame lur: HADAPI PBR, PERSIB MAKÈ TILU PEMAIN ASING !! SIAPA ?! Rieke menyoroti prioritas tenaga kerja di era MEA adalah keterampilan. Sayangnya, ?mayoritas tenaga kerja Indonesia, sambungnya, merupakan pekerja yang tidak termasuk tenaga kerja yang terampil. "Ketika saya tanya kenapa jadi TKI di luar negeri dengan gaji cuma Rp 3 juta-Rp 4 juta? Mayoritas menjawab karena faktor kemiskinan dan terpaksa. Ternyata sudah banyak terjadi kemiskinan secara struktural yang disadar atau tidak berlangsung sistematis," terangnya. Pemerintah, diminta Rieke, untuk membuka peluang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia mencari nafkah di kawasan-kawasan industri ?supaya mereka tidak terbang ke negara lain hanya untuk bekerja. "Kalau seperti ini terus, Indonesia hanya akan menjadi pusat buruh upah murah bagi negara-negara lain," tegas Rieke. [socialpoll id="2319630"]
      [socialpoll id="2318163"] (Bobotoh.id/RF)

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli