Teranyar

    PEMERINTAH MENJÉNTRÉKAN JIKA KENAIKAN HARGA ROKOK HANYA ISU !

    22 August 2016 14:39
    Pemerintah melalui Direktur Jendral Pajak Bea Dan Cukai, Kementrian Keuangan (Kemenkeu), Heru Priambudi secara tegas mengatakan jika kenaikan harga rokok yang hampir mencapai Rp.50 ribu per bungkus adalah berita yang tidak valid atau bisa dikatakan Hoax. Pasalnya, menurut Heru saat ini pemerintah baru sebatas melakukan kajian mengenai kenaikan cukai rokok. Pihaknya memiliki dua strategi untuk mencapai target tersebut. Pertama, pengawasan akan lebih diperketat. Kedua, adanya kajian secara mendalam mengenai kebijakan menaikkan tarif cukai rokok. Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu menjadi salah satu pihak yang merasa dirugikan atas beredarnya isu mengenai naiknya harga rokok yang beredar di sosial media, pesan berantai, dan pemberitaan media. Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu menegaskan bahwa berita tersebut tidak benar dan masyarakat diminta tidak terjebak isu itu. Ieu Rame Lur : IEU DAMPAK LAMUN HARGA ROKOK RP. 50 RIBU ! "Berita tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya karena sampai saat ini belum ada aturan terbaru mengenai Harga Jual Eceran (HJE) rokok," kata Ditjen Pajak seperti dikutip metrotvnews.com. Saat ini, pemerintah terus melakukan kajian untuk mencapai target penerimaan cukai di 2017. Hal ini sejalan dengan penerimaan cukai pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017 ditetapkan sebesar Rp157,1 triliun di mana sekitar Rp149 triliun berasal dari cukai rokok. Sebelumnya, masalah kenaikan harga rokok ini pun menjadi bah bibir masyarakat Indonesia yang menurut isu akan naik pada bulan Seotember atau Oktober 2016 mendatang. (Bobotoh.id/FD)

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli