Teranyar

    ANGKOT PUSTAKA, PERPUSTAKAAN UNIK DI JALAN RAYA!

    16 October 2016 22:30
    Para pengguna angkot yang sering menggunakan angkot dari Terminal Leuwi Panjang menuju Soreang, atau sebaliknya mungkin pernah menjumpai Angkot Pustaka ini. Tidak ada yang istimewa, sama seperti angkot lainnya. Namun begitu berada di kabin penumpang, terasa perbedaannya. Di dalam angkot, pak Sopir menyediakan sejumlah buku bacaan yang dapat dibaca gratis oleh para penumpangnya. Menurut Elis Ratna, istri supir angkot yang bernama Muh. Pian Sopian ini buku-buku tersebut memang sengaja disediakan. IEU RAME LUR: PERSIB SERING LAKUKAN KESALAHAN ELEMENTER, CEUK DJANUR! "Daripada mengeluh karena macet di seputar jalan raya Kopo Leuwi panjang. Yuk naik angkot, sambil membaca buku gratis tidak dipungut biaya," tulis Elis melalui aku Facebooknya, Sabtu, 15/10/2016. Ketika dikonfirmasi oleh Bobotoh.id, Elis yang ternyata seorang petugas perpustakaan keliling, menuturkan bahwa ide angkot pustaka itu berasal daari inisiatif mereka berdua. "Inisiatifna sasarengan, Abdi kana motor, carogé kana angkot. Da sami-sami tos karaos manfaatnya maca téh," tutur Elis kepada Bobotoh.id. (Inisiatif bersama, saya pakai motor, suami saya pakai angkot, karena sudah terasa manfaat banyak membaca itu). Elis menuturkan ia dan suaminya sudah lebih dari setahun menjalankan angkot pustaka. Namun karena bukan angkot milik sendiri, mereka tidak bisa memasang tanda khusus. ""Kebetulan yang sekarang pemilik angkot full menitipkan angkotnya pada suami saya. Biasanya mobilnya bergantian dengan yang lain," terang Elis lagi. Ada 80 judul buku lebih di angkot pustaka dengan kategori mulai fiksi hingga komik. Pengalaman menarik menurut Elis adalah respon penumpang yang terlalu asyik membaca, hingga tujuannya terlalui. "Ada penumpang keasyikan membaca dan baru sadar tujuannya sudah terlewat setelah angkot tiba di Terminal Soreang," ujar Elis geli. Ketika ditanya apakah ada penambahan penghasilan suaminya, Elis menjawab diplomatis. "Kalau rezeki mah sudah ada yang mengatur," ujarnya. Ia menekankan bahwa yang penting manfaat yang bisa diterima oleh para penumpang angkot suaminya. Mengenai keamanan dan kebersihan buku yang mereka sediakan, Elis menjawab mungkin ada koleksinya satu atau dua judul yang hilang. Tetapi bagi Elis dan suaminya, hal itu tidak menjadi keberatan. "Tidak apa-apa hilang buku juga, karena pasti dibaca oleh yang mengambil. Jadi lebih bermanfaat," ujarnya bijak. (Bobotoh.id/RCK. Foto: Elis Ratna) elis-ratna_angkot-pustaka_001 elis-ratna_angkot-pustaka_003 elis-ratna_angkot-pustaka_004 elis-ratna_angkot-pustaka_005 elis-ratna_angkot-pustaka_006

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli