Teranyar

    Antara Duo Dejan & Miljan !

    9 August 2017 11:35
    Alhamdulillah, akhirnya Bomber anyar Persib telah datang, bahkan, Selasa (8/8/2017) sudah bergabung latihan meski hanya latihan ringan. Semoga saja kali ini manajemen tidak salah membeli pemain, seperti yang sudah-sudah. Semoga Kapten Timnas Chad ini mampu memberikan kontribusinya dan membawa Pangeran Biru kembali ke posisi seharusnya (papan atas).

    Kali ini, saya akan menilik soal pelatih asing yang mungkin pantas untuk menjadi perancang startegi bagi Persib Bandung di putaran ke-2 Liga 1.

    3 Kandidat Pelatih Asing untuk Persib Bandung versi Bonjovi:

    1. Dejan Gluscevic

    Nama Dejan Gluscevic langsung menjadi buah bibir publik sepak bola nasional saat keran pemain asing dibuka pada Liga Indonesia 1994-1995. Bermain membawa bendera Pelita Jaya, sosok asal Serbia ini mampu merebut hati suporter. Produktivitasnya yang di atas rata-rata membuat Pelita Jaya jadi magnet penonton.

    Konsistensinya dalam menjebol gawang lawan mencapai puncaknya saat bermain di Mastrans Bandung Raya (MBR). Memperkuat klub asal Bandung itu, Dejan berhasil mencetak 30 gol dari 33 laga dan mengantarkan MBR meraih gelar juara Liga Indonesia 1995-1996.

    Hingga kini Dejan yang berkewarganegaraan Serbia ini masih mengingat masa-masa indahnya di Indonesia. Dulu, Ia bahkan beberapa kali sempat digosipkan akan segera melatih klub Indonesia, yakni Persija Jakarta. Hanya, konflik di sepak bola Indonesia yang terus terjadi membuatnya menarik diri.

    Saat ini Dejan Gluscevic masih aktif di pembinaan sepak bola usia muda di Vanuatu U-20, bahkan 3 anak didiknya kini bermain di Eropa. Bukan hanya sukses ketika menjadi Pemain saja, tapi ia juga sukses sebagai pelatih ketika menjadi pelatih di Singapura dan dinobatkan sebagai "Pelatih Terbaik" kala itu.

    Jadi, apa salahnya jika sang idola masyarakat Jawa Barat ini kembali ke Bandung tapi dengan tujuan yang berbeda, sebagai pelatih kepala Persib Bandung? Saya rasa luar biasa.

    2. Dejan Antonic

    Pemegang Lisensi UEFA "PRO" ini ditunjuk oleh salah satu klub sepak bola terbesar di Hong Kong, Kitchee FC sebagai pelatih kepala dan berhasil menyabet tiga piala sekaligus pada dua tahun pertamanya menjabat sebagai pelatih, yakni: Copa Liga Hong Kong 2005 dan Senior Shield Cup Hong Kong 2006 dan satu piala, Copa Liga Hong Kong pada tahun 2006.

    Dejan membantu Kitchee FC menuju babak kualifikasi Piala AFC 2008. Dejan dinobatkan sebagai "Pelatih Terbaik 2006" dan juga ditunjuk sebagai pelatih Hong Kong League XI dalam turnamen bergengsi di Hong Kong, Carlsberg Cup.

    Menangani Arema Indonesia selama 6 bulan, Dejan sudah dinobatkan oleh situs berita sepak bola terkenal, Goal.com, sebagai "Pelatih Terbaik 2011-2012" setelah membawa Arema Indonesia lolos ke babak perempat final di AFC Cup 2012 dan ikut membawa nama harum negara.

    Tapi tidak untuk Persib ketika dia menjadi Perancang Strategi di gelaran TSC 2016 silam. Dia mendapatkan 'cemo'ohan' dari Bobotoh karena strategi dan permainan kurang begitu greget. Maka, mau tidak mau dia harus pamit undur karena dirasa kurang mampu menahkodai barisan Maung Bandung, meski setelah putus kontrak dengan Peraib dan dia menjabat di suatu club Hongkong, dia membeberkan bahwa ada semacam 'ke-ikut campuran' dari pihak Management. Mungkin itu alasan Dejan Antonic tidak bisa leluasa dalam meracik skema para punggawa Pangeran Biru.

    Meski saat turnamen kopi kurang begitu mulus ketika menjabat sebagai head coach Persib, saya rasa Dejan Antonic pantas mendapatkan kesempatan kedua dan membuktikan bahwa dia sanggup membawa kembali Persib Bandung ke papan atas di Putaran ke-2.

    "Karena disini, Pelatih diberikan kebebasan!"

    Ieu Rame Lur : 6 Cedera Parah Yang Pernah Terjadi di Persib !

    3. Miljan Radovic

    Datang di usia senja 35 tahun ke Bandung, sempat diragukan karena usianya, tetapi Miljan mampu menjawab semua keraguan itu. Master free kick terbaik yang pernah ada di Bandung.

    Total bermain 47 kali selama membela Persib dengan torehan 16 gol. Selalu bermain sebagai starting eleven dan tidak pernah sekalipun dicadangkan. Topskor Persib musim 2011/2012. Pemain yang sangat loyal terhadap bobotoh. Miljan memberikan yang terbaik yang dia punya selama di Persib.

    Gelandang asal Montenegro itu mulai meniti karier di Indonesia pada 2011 bersama Persib dan kemudian Pelita Bandung Raya. Ia kini menjadi staf pelatih klub Montenegro, OFK Grbalj, sejak 2014 lalu.

    Djanur sapaan Djadjang, memutuskan mengundurkan diri dari pelatih Persib setelah gagal membawa poin dari markas Mitra Kukar. Hariono cs kalah 2-1 di Stadion Aji imbut, Tengarong, Sabtu (15/7/2017).

    Bobotoh memang banyak yang bertanya-tanya siapa kandidat pengganti Djanur?

    Tiba-tiba Radovic mengunggah foto dirinya dengan tulisan "Terima kasih Bobotoh ya hati saya masih biru,". Bobotoh pun langsung merepon postingan Miljan, 17 ribu lebih yang menyukainya dengan 2020 komentar yang didominasi Bobotoh.

    Radovic mengaku siap bila manajemen membutuhkannya meramu pasukan Maung Bandung. Namun hingga sejauh ini kata eks gelandang Persib ini, manajemen tim belum menghubunginya. "Jika management memangil saya. Saya siap," kata Radovic.

    Mengenai tuntutan Bobotoh agar Persib selalu bermain cantik dan kokoh di puncak klasemen Liga 1 2017 ini, Radovic mengakui, itu hal yang wajar mengingat Persib adalah tim besar.

    Radovic mengatakan, seharusnya Persib bisa bermain cemerlang dengan materi tim seperti saat ini, apalagi diperkuat mantan bintang Chelsea, Michael Essien.

    "Persib adalah tim besar dan tuntutan bobotoh adalah normal. Persib harus bermain ofensif seperti taktik Guardiola yang saya sukai. Mereka (Persib) harus mencoba untuk menang," dia mengakhiri.

    Radovic mengaku hingga saat ini masih mencintai Persib. Bahkan, dia berharap bisa membesut tim yang pernah dia perkuat di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2011-2012 ini. Saat ini pun Radovic sudah mengantongi lisensi A UEFA.

    Mang Miljan masih Biru, dan selamanya akan tetap Biru. Semoga, Coach!

    Itulah ketiga kandidat calon pelatih Persib versi Bonjovi. Dan siapa saja yg nantinya akan menjadi pelatih kepala (meski bukan ketiga orang hebat ini), saya harap Ia bisa membawa Persib Bandung kembali kejalur Juara! HIDUP PERSIB! HIDUP BOBOTOH!!*

    *Penulis adalah seorang bobotoh bernama Ipang As Sullivan

    Redaksi mengundang Bobotoh untuk menulis. Kirimkan tulisan sepanjang 1-2 halaman Microsoft Word atau 250-500 kata ke email idbobotoh.redaksi @gmail.com.

    Redaksi berhak melakukan penyuntingan atas setiap tulisan yang ditayangkan dengan tidak mengurangi atau mengubah esensinya.Tulisan tidak harus sependapat dengan kebijakan redaksi sepanjang tidak menyinggung unsur SARA dan bernada hasutan/provokasi.

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli