Teranyar

    Babaledogan: Rugi Iya, Malu Iya, Di-Bully Iya

    28 January 2018 19:55
    Ini adalah awal dari sebuah perjuangan bukan akhir dari sebuah kecintaan. Memang terkadang kekalahan itu menyakitkan.

    Ada slogan kalah menang tetap Persib di hati, iya memang karena soal kecintaan itu tidak selalu melihat sisi buruknya saja. Namanya sudah cinta ya hati yang berbicara mau bagaimanapun situasinya kalau sudah cinta susah.

    Ieu Rame Lur : Indonesia Merawel 2 Gelar Indonesia Masters 2018

    Tapi apakah wajar ketika Persib main jelek, lalu kalah kita marah, kita kecewa? Sangat wajar karena ketika sudah cinta,itu menyangkut masalah hati ada rasa tidak terima yg berujung emosi, manusiawi.

    Tapi bila sampai ada pelemparan dan hal brutal lainnya yang dilakukan bobotoh itu sangat tidak wajar. Itu awal dari Bobotoh membuka aib-nya sendiri, satu dua oknum, yang rugi menjadi luas yaitu nama baik bobotoh itu sendiri dan nama besar klub sebesar Persib.

    Padahal masalah pelemparan Persib vs PSMS kemarin masih hangat. Dan luar biasanya yang bela bobotoh itu mati-matian sampai akun resmi Persib-nya pun ikut turun tangan.

    Ketika masih hangat-hangatnya dan makin banyak orang yang membela, lah ini ketika Persib vs PSM malah memperlihatkan kejelekannya sendiri oleh oknum yang mengatasnamakan bobotoh. Yang rugi dan malu bobotoh secara luas.

    Saya saja orang yang hanya menyimak di sosial media bukan orang yang turun langsung di muka umum untuk membela bobotoh atas kasus berita hoax pelemparan sangat kecewa.Apalagi beliau-beliau yang turun langsung di muka umum yang sudah terlanjur membela.

    Apakah bila Persib kalah dengan melempar botol atau lain sebagainya bisa membuat Persib menang? Tentu tidak, yang rugi siapa? Persib dan bobotoh itu sendiri.

    Kalau terkena sanksi, belum lagi ketika suporter lain mengejek bobotoh menjadi 'bobotol', otomatis marah kan engga akan terima.

    Jadi buat apa? Rugi iya, malu iya, di-bully iya.

    Mari bersama sama kita evaluasi dan intropeksi, teruntuk tim Persib semangat terus dan evaluasilah secara menyeluruh. Apa saja yang kurang agar kedepannya jauh lebih baik.

    Untuk oknum bobotoh, jagalah nama baik Bobotoh itu sendiri. Bangun mental yang lebih baik menang kalah hal wajar.

    Ada fasenya ketika kita di atas dan di bawah, dan satu hal yang pasti yang kalian lempari itu orang yang sedang mencari nafkah untuk keluarganya lewat bermain sepak
    bola.

    Ada keluarga yang menunggu mereka pulang dengan keadaan baik-baik saja. Posisikan diri kalian ada di mereka sebagai pemain, ketika kamu kena lemparan dan terluka bagaimana perasaan keluargamu di rumah.

    Maaf bila ada salah kata ini semata hanya untung kebaikan kita bersama.

    Terimakasih (Bobotoh.id/RCK)

    Ditulis dengan penuh hormat oleh Elga Mohamad

    Redaksi mengundang Bobotoh untuk menulis. Kirimkan tulisan sepanjang 1-2 halaman Microsoft Word atau 250-500 kata ke email idbobotoh.redaksi@gmail.com.

    Redaksi berhak melakukan penyuntingan atas setiap tulisan yang ditayangkan dengan tidak mengurangi atau mengubah esensinya.Tulisan tidak harus sependapat dengan kebijakan redaksi sepanjang tidak menyinggung unsur SARA dan bernada hasutan/provokasi.


    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli