Teranyar

    Bali Utd Hukum Pelaku Dudurukan Masuk Stadion Selama Setengah Musim!

    16 April 2018 19:21
    Buntut laga panas pekan ketiga Liga I Indonesia 2018, Bali United vs Perseru Serui yang dipimpin wasit utama Untung asal Jakarta, makin panjang. Selain sanksi dari Komdis PSSI, ternyata Bali United juga mengeluarkan sanksi internal agar membuat fans kapok.

    Selain gelandang mungil Bali United, Tauiq disanksi empat pertandingan dan uang tunai, Rp 50 juta, manajemen Bali United juga didenda Rp 80 juta akibat ulah fans di tribun selatan Stadion Dipta Gianyar.

    Ieu Rame Lur: Keputusan PT LIB Tentang Status Pertandingan Arema FC vs Persib!

    Waktu itu fans yang kecewa dengan keputusan wasit Untung, menunjukkan rasa kecewa dengan melakukan aksi tidak terpuji di tribun selatan usai laga. Oknum fans membakar tumpukan kertas sampah di area tribun.

    Aksi itu tertangkap kamera operator Liga I Indonesia (Komdis PSSI) yang menjadi rujukan sanksi berupa uang tunai Rp 80 juta. Selain itu, manajemen Bali United secara internal juga merekam dan mendokumentasi aksi itu dalam bingkai foto.

    Manajemen langsung mengambil langkah tegas. Para fans itu langsung dihukum tidak boleh nonton langsung laga Bali United di Stadion Dipta Gianyar selama 17 pertandingan alias setengah musim.

    "Kita punya dokumentasi foto siapa saja oknum fans yang melakukan aksi membakar di tribun penonton. Kemarin setelah membahas hal itu manajemen memutuskan melarang oknum fans itu masuk stadion Dipta selama setengah musim," tegas CEO Bali United Yabes Tanuri kepada Tribun Bali, Sabtu lalu (14/4/2018)

    Yabes menjelaskan, setelah berkoordinasi dengan semua elemen manajemen Bali United, hasilnya sepakat melarang fans ini masuk ke Stadion selama setengah musim.

    "Kita sudah berkali-kali melakukan sosialisasi terkait aturan aturan kepada fans selama di tribun penonton. Apakah mereka (fans) yang sering buat tindakan anarkis di tribun penonton, kita kurang tahu. Yang pasti khusus aksi bakar kemarin kita punya dokumentasi foto," jelas Yabes Tanuri.

    Sebelumnya, di lokasi yang sama (Tribun Selatan), terjadi pembakaran flare. Belum diketahui oknum fans siapa yang melakukan aksi tersebut."Apakah yang bakar flare atau aksi yang lainnya orang yang sama saya kurang tahu. Kalau yang kemerin, kita ada fotonya jadi kita tahu orangnya," kata Yabes Tanuri. (Bobotoh.ID/RCK. Foto: Ilustrasi)


    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli