Teranyar

    Bila Ingin Selalu Menang, Dukung Power Rangers, Jangan Persib !

    28 January 2018 18:12
    Cukup kesal saat melihat Persib kalah tapi lebih kesal jika melihat tindak tanduk yang katanya supporter terbaik. Malah menandakan bahwa kita (bobotoh) memang amatiran udik dan kampungan.

    Jangan lagi panggil oknum Karena yang melakukan banyak dan terjadi di seluruh tribun. Masih saya maklumi jika hanya menonton sampai naik di pagar stadion itu karena fanatisme. walau di setiap tribun di siapkan single seat untuk memanjakan fans. Walau agak risih liatnya tapi tetap saya maklumi keudikan itu.

    Ieu Rame Lur : Harga Tiket Bhayangkara FC Versus FC Tokyo Seharga Tahu Bulat

    Bedewey jika nanti Persib buat stadion sendiri jangan pake kursi di tribun buat aja pager tiap baris, biar gak menstrim.

    Skip. saya mau fokus sama pertandingan terakhir pilpres yang kadarnya hanya pramusim, percobaan, uji coba, uji tanding melihat sejauh mana tim ini berkembang dan ingat untuk di-evaluasi bukan untuk Eva Arnaz dan Eva Celia.

    Tapi naha? Kalian nu dikatakan bobotoh nu nyaah ka Persib koq tega maehan Persib? Logikanya jika kalian melukai tim tamu, siap-siap saja saat bertandang Persib akan mendapat perlakuan yang sama dan malah mungkin lebih buruk.

    Saat sebagian bobotoh yang watados akan mengumpat mengutuk hal itu bakal bilang 'eh si anj*ng persib aing di kitu' bla bla bla. Persis pada saat kemarin Persib tandang ke Makassar, untung tidak ada anak panah yang masuk ke lapangan.

    Jikalau hal terburuk menimpa tim dan official kalian akan menyalahkan siapa? A*u? Polisi? Panpel? Apakah wasit?

    Deleu diri sia gegara sia nu ngamimitian!

    Yang saya lihat kemarin adalah murni kekalahan bukan karena faktor lain, tim unggul dengan 11 pemain berbanding 10 pemain. Ayolah belajar objektif bahwa Tim Persib u-33 ini memang belum padu karena dari sisi awam pun saat perekrutan Eka, Ronggo bahkan ada rumor Hilton (Moreira) akan merapat.

    Itu menandakan ada yang berteganian merekomendasikan pemain-pemain tersebut sama si Abah Gomez, dan itulah intervensi halus.

    Sekalipun pelatihnya Guardiola, Mou ataupun Klopp jika manajemen gak becus bekerja sesuai porsi-nya akan sangat kelihatan dari permainan tim.

    Fokus lagi ke masalah pelemparan boto, saya sangat kesal ketika ada pemberitaan saat laga melawan PSMS bahwa ada pelemparan botol ke lapangan.

    Semua menghujat menciptakan tagar untuk mematikan media tersebut tapi faktanya di pertandingan terakhir semua yang disebut fitnah itu terjadi dan nyata, bahkan terliput langsung oleh televisi. Pan an***g!

    Kalo sudah begini mau seperti apa? Sudah mah malu tim kalah, terus kita juga harus dipaksa mendengar stigma negatif tentang diri kita karena ulah yang kita bikin sendiri, dengan sadar.

    Jika kalian berfikir hidup hanya untuk malam itu maka bersuka ria lah dalam kebarbaran tapi hidup nyatanya tidak sesingkat itu. Kejadian kemarin akan menjadi sejarah
    bagaimana bobotoh itu seperti apa bobotoh itu.

    Memang tidak semua seperti itu tapi apa kita tega menularkan kebiasaan kegoblogan ini pada generasi mendatang? Apa kita tega? Karena bukan hanya mereka yang melihat di televisi tapi banyak juga bocil 'bobotoh cilique' yang datang ke stadion.

    Jika tim hanya di tuntut untuk terus menang kenapa kalian membawa tulisan tulisan eleh meunang Persib? Jika kalian percaya akan roda kehidupan yang berputar kenapa pula kalian tidak percaya bahwa Persib pun memiliki hal serupa?

    Jangan bilang mendukung Persib adalah budaya jika di setiap tahun kita tidak menjadi lebih baik. Cukup hanya untuk masa lalu darah dan nyawa yang menjadi penawaran fanatisme goblog kalian.

    Apa tak inginkah kalian memberi contoh yang baik untum semua stakeholder di negeri ini. Saat tim kita terpuruk cukuplah kalian terus bernyanyi bersama di stadion sampai laga usai  saat pemain keluar lapangan kalian kasih chant-chant yang memberi semangat bukan untuk meneror dan memberi beban itu sangat indah kawan-kawanku.

    Bukan botol air mineral yang mereka butuhkan karena mereka tidak kehausan, dan justru di luaran sana masih banyak orang-orang yang mencari nafkah dengan mengumpulkan botol-botol tersebut.

    Yang jadi pertanyaan apakah kegoblogan ini akan kalian kukut? Domba di kukut lintuh, ari kegoblogan mah? Plis atuh euy 2018 ieu teh!

    Karesep lalajo sepakbola Inggris tapi naha maranegmh teu bisa nyonto supporter-na? Nu jaman ayeuna nu ti tribun ka hakim garis ka pamaen teh ngan kasekat ku e-board. Mun aya kateungeunah tinggal ngajewang.

    Naha saria teu nyonto kadinya? Matak tong harap hayang jadi tuan rumah pildun ari suporter masih kawas kaum primitif.

    Mungkin memang bukan hanya bobotoh. Jangan jauh jauh ketika kemarin Persija main di Malaysia kan udah piomongeun wae bukan soal taktis nya permainan seru nya laga tapi yang disorot adalah suporter yang nginjak kursi stadion.

    Dan ketika kabar tersebut di-unggah di akun sosmed bassis bobotoh, semua nya tertawa ada yang bilang "hahaha kampungan si dejek, udik, ngerakeun, suporter kampung."

    Ari sia sorangan kawas naon mun nonton Persib di stadion?

    Ngaca atuh euy da teu hese. Biar saya perjelas jika hanya ingin Persib selalu menang mending kalian jadi pendukung Power Rangers, yang bakal terus terusan happy ending, ngalahin musuh.

    Ayo berubahlah karena terlambat lebih baik dari pada tidak sama sekali. Bukan untuk saya bukan untuk kalian tapi untuk Persib dan sepakbola kita. (Bobotoh.id/RCK)

    Ditulis dengan penuh semangat oleh Angga AlterEgo

    Redaksi mengundang Bobotoh untuk menulis. Kirimkan tulisan sepanjang 1-2 halaman Microsoft Word atau 250-500 kata ke email idbobotoh.redaksi@gmail.com.

    Redaksi berhak melakukan penyuntingan atas setiap tulisan yang ditayangkan dengan tidak mengurangi atau mengubah esensinya.Tulisan tidak harus sependapat dengan kebijakan redaksi sepanjang tidak menyinggung unsur SARA dan bernada hasutan/provokasi.


    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli