Teranyar

    Dan Terjadi Lagi !

    22 November 2017 19:37
    Dan terjadi lagi.
    Kisah lama yang terulang kembali...

    Seperti lirik lagu Onah anu dinyanyikeun ku Parto KW. Mungkin kesalahan yang tahun lalu berulang kembali, ketika akan merekrut pelatih atau pemain incaran selalui terdahului oleh tim lain. Padahal sudah Kita ketahui bahwa Persib tidak pernah mengalami kendala finansial.

    Ieu Rame Lur: Makan Konate Merapat ke SFC?

    Bisa dilihat dari jersey yang begitu banyak sponsor seperti iklan jersey berjalan. Entah salah siapa, dan harus menanyakan kepada siapa.

    Cukup heran sekelas klub Persib yang katanya PROFESIONAL tapi dalam urusan merekrut pemain selalu gagal. Terkadang merekrut tidak sesuai kebutuhan dan terkadang pemain antah berantah yang track record tak banyak yang bisa yang bisa diketahui publik, malah direkrut.

    Sudah terlalu sering mungkin Saya mendengar rumor bahwa coach RD akan melatih Persib untuk musim depan. Baik melalui media massa maupun media sosial. Tapi apa daya, hanya sebatas rumor belaka. Malah info terbaru coach RD akan kembali melatih SFC musim depan

    Walaupun belum pasti, tapi dari info tersebut menunjukan ada yang salah dari klub yang katanya PROFESIONAL ini. Memang harus kita sadari bahwa urusan rekrut pemain bukanlah hal mudah.

    Tak semudah membalikan telapak tangan, tapi selalu dan selalu Persib selalu kalah cepat oleh tim saingan. Bahkan tak terdengar apapun tapi tiba-tiba BOOM ... berhasil merekrut pelatih atau pemain incarannya.

    Seperti tidak pernah belajar akan pengalaman yang sebelumnya. Masalah ini selalu muncul pada permukaan ketika musim transfer sedang berjalan.

    Kalau ambil contoh coba Kita lihat kasus Neymar yang tiba – tiba berhasil direkrut PSG tanpa sempat terdengar ada rumor. Secara tiba-tiba, ujug-ujug geus pindah weh ka PSG, kenapa ?

    Karena PSG berani membayar 'buy out' Neymar yang ditetapkan oleh Barcelona. Memang PSG punya dana yang melimpah, tapi bila dilihat dari sisi yang lain bahwa manajemen PSG berani merekrut Neymar karena potensi yang dimiliki. Intinya mah bisa BALIK MODAL.

    Kuduna mah kitu, finansial bagus, sponsor banyak tapi....? Infonya sih coach RD bisa direkrut Persib walaupun masih memiliki kontrak dengan T-Team tapi dengan syarat membayar uang ganti atau uang denda lah kitu. Lalu kenapa enggak diusahakan aja? Dibayar aja gitu sama manajemen? Menjadi pertanyaan besar bukan?

    Rekrut Essien, rekrut Aliando Mawar Hitam , rekrut Cole eta geuning bisa. Bahkan kalau tidak salah di situs transfer market Aliando Mawar Hitam maharna 11 M.

    Secara logika mungkinkah membayar uang ganti sampai dengan atau lebih dari 11 M? menurut logika Saya agak tidak percaya jika harga membayar uang ganti atau mungkin mahar pelatih Indonesia sampai atau lebih dari 11 M.

    Liga Indonesia tidak menginfokan berapa harga mahar pemain atau pelatih. Jadi kita tidak tahu pasti beraha mahar pelatih atau pemain.

    Lalu ada peluang Persib berekrut coach RD karena T-Team tidak bisa bermain di Liga Utama Malaysia. Tapi tidak ada tanda tanda upaya akan rekrut coach RD.

    Hari ini mendengar di media sosial bahwa coach RD akan direkrut atau sudah menjadi pelatih SFC untuk musim mendatang. Sunungguh kecewa, bingung, terheran-heran.

    Kami tidak butuh rumor si A , si B, si C akan direkrut tapi nyatanya PHP belaka. Kami inginkan tidak perlu diumbar ke media sosial padahal tidak jadi direkrut,

    Yang Kami butuhkan pelatih atau pemain sudah fix akan menjadi bagian Persib Bandung dengan syarat track record-nya baik. Melatih dan bermain pakai hati, dan terpenting sesuai dengan kebutuhan tim,

    Dan ketika merekrut pemain incaran nantinya, pastikan direkrut karena PILIHAN PELATIH bukan PEMAIN TITIPAN SPONSOR. Bukan PEMAIN INCARAN MANAGEMEN. Seharusnya belajar dari kasus si Cole, si Patrick Cruz. Loba deui lah, SIB! (Bobotoh.id/Ricky N.Sas)

    Penulis bernama Muhammad Zaki Sahil Mubarok.Jomblo yang inggal di Kota Hujan. Masih kuliah juga bekerja

    Redaksi mengundang Bobotoh untuk menulis. Kirimkan tulisan sepanjang 1-2 halaman Microsoft Word atau 250-500 kata ke email idbobotoh.redaksi@gmail.com.

    Redaksi berhak melakukan penyuntingan atas setiap tulisan yang ditayangkan dengan tidak mengurangi atau mengubah esensinya.Tulisan tidak harus sependapat dengan kebijakan redaksi sepanjang tidak menyinggung unsur SARA dan bernada hasutan/provokasi.


    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli