Teranyar

    Hooligan Utara Is Back !

    23 November 2017 15:25
    Liga 1 2017 memang sudah berakhir. Persib musim ini tampil buruk, dan hanya mampu finish di urutan ke-13 klasemen akhir.

    Tetapi di balik hingar bingar lapangan hijau, ada kebangkitan kelompok supporter Hooligan Utara. Hooligan Utara yang 'sempat vakum di tahun 2015-2016, di Liga 1 2017 mencoba untuk kembali memeriahkan dunia 'pepersiban' di Tribun Utara stadion.

    Ieu Rame Lur: Saksikan Pertandingan 8 Besar Liga 2, Ini Kata Vlado !

    Denggan mengadopsi sub kultur Hooligans di Inggis, Hooligans Utara (selanjutnya: HU) tetap memakai identitas utama kultur bumi Pasundan. HU berposisi strategis untuk menerror lawan karena tepat di belakang gawang lawan.

    Salah satu karya ikonik HU adalah banner "Rindu Juara" yang berkelebat di tribun Stadion Si Jalak Harupat pada tahun 2014 lalu. Kata-kata 'sakti' tersebut ternyata mampu memotivasi Persib hingga mampu kembali menjuarai Liga Indonesia setelah 19 tahun lamanya.

    HU ini diinisiasi antara lain oleh Andre, Ary Caheum, dan Gasgus. Setelah Persib merengkuh juara, HU seolah menghilang dari pereedaran.

    Ternyata kesibukan para perintis, serta banned FIFA terhadap PSSI saat itu membuat HU sempat vakum untuk sementara waktu.

    Liga 1 2017 menjadi ajang 'kelahiran' kembali HU. Kejutan yang mereka ciptakan adalah munculnya banner raksasa (baligo) bergambar Djanur yang memegang empat piala, dengan tulisn " The Legend".



    Semangat yang ingin ditularkan HU di akhir musim LIga 1 kemarin tak lain agar Persib berbenah dan kembali memprioritaskan prestasi utama klub sepak bola: Juara.

    Ketika ditanya darimana inspirasi untuk membuat banner dan koreo tersebut, Andere menjelaskan bahwa koreo tersebut dimaksudkan sebagai kritik untuk Persib. Di mana Persib musim ini bermain jauh dari ekspetasi dan hanya berakhir di peringkat ke-13 klasemen sementara. (Denz Cakra Wijaya/Kontributor. Foto: Persib.co.id)

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli