Teranyar

    Ini Dia ! Mereka Yang Pernah Bersitegang Dengan Bobotoh !

    3 August 2017 10:40
    Popularitas Persib Bandung sebagai salah satu tim sepak bola terbesar di Indonesia, sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Hal tersebut dapat terlihat dari begitu banyaknya suporter/bobotoh yang mendukungnya. Bobotoh Persib sejatinya tidak hanya ada di Kota Bandung ataupun di Jawa Barat saja, melainkan di seluruh Indonesia bahkan mencakup hingga ke luar negeri. Sudah tak perlu dipertanyakan pula, kadar fanatisme para bobotoh dalam mendukung Persib. Mereka selalu mengikuti perkembangan Persib Bandung baik saat bertanding di dalam lapangan, maupun ketika di luar lapangan. Mereka selalu memberikan perhatian penuh kepada Persib. Sehingga, apabila ada seseorang yang berbuat atau berkata "macam-macam" kepada Persib, maka bisa dipastikan orang tersebut akan menjadi bulan-bulanan jutaan Bobotoh.

    Sudah banyak kejadian seperti itu. Karena terpeleset lidah ketika mengeluarkan statement di media, atau berkicau sesuatu di media sosial yang menyinggung Persib, orang tersebut terpaksa harus menerima pahitnya diberondong jutaan Bobotoh. Mulai dari pesohor hingga atlet dan pelatih sepakbola, pernah merasakan itu. Berikut kami tampilkan orang-orang yang pernah merasakan hal tersebut:

    1. Iwan Setiawan (Pelatih PBFC)

    Kejadian ini berawal jelang laga perempat-final leg kedua antara Persib vs Pusamania Borneo Fc (PBFC), di turnamen Piala Presiden 2015 lalu. Iwan yang kala itu menjabat sebagai pelatih PBFC mengeluarkan statement "pedas" kepada media ketika ditanya persiapannya menghadapi Persib.

    "Persib hanya mengumpulkan pemain bintang,tapi secara strategi mereka tidak spesial dan juga tidak istimewa," beber Iwan ketika itu.

    Selain itu, Iwan juga menyebut strategi yang diterapkan pelatih Djajang Nurjaman juga tidak apa-apanya. Padahal saat itu, Persib merupakan juara bertahan Liga Indonesia 2014 dan dikenal dengan permainan yang indah.

    "Saya tahu persis seperti apa permainan Persib Bandung, mereka bukan bermain sepakbola yang sesungguhnya, strategi yang dipergakan Djajang Nurjaman tidak ada apa-apanya," ujar Iwan.

    Statement tersebut jelas mengundang amarah bobotoh ketika itu. Banyak bobotoh yang langsung memberondong akun media sosial Iwan hingga akun official dari Pusamania Borneo Fc. Ketika pertandingan digelar pun, Bobotoh yang hadir sangat banyak, memenuhi setiap sudut stadion si Jalak Harupat. Bahkan bobotoh saking kesalnya kepada Iwan, sampai merencanakan membuat nyanyian/chants "khusus" utuk Iwan, yang nantinya akan dikumandangkan ketika di stadion.

    Kekesalan tidak hanya ada di diri para bobotoh, melainkan juga dirasakan para pemain. Ini terlihat ketika laga berlangsung. Zulham Zamrun yang ketika itu mecetak gol penentu yang memastikan Persib lolos ke babak semi-final, berselebrasi dengan sengaja mendekati bench PBFc dan melakukan selebrasi tepat di depan Iwan.

    Usai pertandingan pun ketika konferensi pers, pemain Persib, Vladimir Vujovic, mengungkapkan kepada media dengan ungkapan yang sedikit menyinggung Iwan. Vlado berkata, "Don't fly too high, because when you're fall, it's so painful." Atau kurang lebih berarti: Jangan terbang terlalu tinggi, karena ketika kau jatuh, itu akan sangat menyakitkan."

    2. Kemal Pahlevi

    Kemal adalah seorang yang dikenal sebagai komika stand-up comedy. Namun apa yang membuat dia mendapat serbuan dari para bobotoh?

    Kejadiannya bermula saat gelaran Piala AFF 2016 lalu. Ketika itu, Timnas Indonesia sedang menghadapi Timnas Thailand di leg pertama turnamen tersebut. Timnas Indonesia sendiri, saat itu diperkuat oleh beberapa pemain Persib Bandung. Salah satunya adalah Zulham Zamrun.

    Dipertandingan tersebut, Zulham masuk menggantikan Andik Vermansyah. Di sinilah kejadian itu terjadi. Kemal yang mungkin tak puas dengan penampilan Zulham, melalui akun pribadi media sosialnya menuliskan, "#ZulhamZamrunGakGuna #JanganDiajakKeThailandPlease #BayuGatraAjaYangMain," tulisnya.

    Tak berapa lama, kicauan Kemal tersebut langsung mendapat respon. Respon tersebut tidak hanya datang dari para bobotoh, melainkan juga datang dari netizen secara umum yang tak terima dengan kicauan Kemal. Kemal dinilai tidak mengapresiasi usaha Zulham yang juga merupakan bagian dari Timnas Indonesia.

    Dari bobotoh, salah seorang pentolan Viking, Agus Rahmat, sempat memberikan pandangannya terkait hal ini. "Seharusnya publik figur memberikan (apresiasi) yang positif. Bukan malah sebaliknya (menghujat). Kalau sekarang jadi bahan bully-an suporter dan masyarkat pecinta sepakbola, ya itu resiko yang harus dia terima. Khususnya mungkin (bully-an) dari suporter Persib," ungkap Agus seperti dikutip dari INDOSPORT, Sabtu (17/12/2016).

    3. Diego Michels

    Pemain naturalisasi asal Belanda ini, terbilang cukup sering membuat ulah kepada bobotoh. Seringnya ia berulah lewat postingan-postingan akun sosial media miliknya. Saking seringnaya, agaknya terlalu rumit jika harus menyebutkan satu per satu ulahnya tersebut. NOleh karena itu, inilah dua ulah terbaru Diego yang memancing kekesalan para Bobotoh.

    a. Sindiran kepada Maitimo

    Ketika Maitimo baru resmi berbaju Persib Bandung musim ini, Diego meresponnya dengan memposting gambar di akun instaram miliknya. Tak ada yang mencurigakan dengan gambarnya. Namun yang terang-terangan terasa menyindir Maitimo, terlihat dari caption/judul yang tertera di gambar tersebut.

    Diego menulis, "LEBIH BAIK NAKAL TAPI JUJUR, DARIPADA ALIM TAPI MUNAFIK. Macan jadi maung tpi aslinya tikus. #NOPROVOKASI," tulisnya. Tulisan ini jelas menyindir Maitimo. Mengingat Maitimo merupakan mantan pemain Persija Jakarta. Kata "Macan" di tulisannya, dikonotasikan dengan Persija yang berjuluk "Macan Kemayoran". Dan kata "Maung" dikonotasikan dengan Persib yang berjuluk "Maung Bandung". Tak berapa lama, postingan tersebut diserbu ribuan komentar pedas dari bobotoh. Hingga akhirnya, Diego menghapus postingan tersebut.

    b. Menyindir Hasil Imbang

    Ini terjadi usai Persib hanya mampu bermain imbang melawan Borneo Fc di kandang sendiri pada bulan Mei lalu. Beberapa hari usai pertandingan itu, Diego lagi-lagi memposting gambar di akun instagramnya dengan tulisan caption, "Ada ka botolnyaaaaaa ???? #gagalbalasterus (ganti caption terus too haha)," tulisnya. Maksud kata-kata yang ditulis Diego adalah menyindir segelintir bobotoh yang saat pertandingan itu ada yang melemparinya dengan botol. Postingan ini pun langsung mendapat serbuan hujatan dari para bobotoh. Banyak bobotoh yang balik menyindir Diego di kolom komentar, dengan berkata bahwa Diego memancing-mancing bobotoh karena ingin mencari sensai dan ingin terkenal.

    Ieu Rame Lur : 6 Film Ini 'Melibatkan' Persib Di Dalam Ceritanya !

    4. Hamka Hamzah

    Mantan bek Persija Jakarta yang kini berbaju PSM Makassar ini lagi-lagi berulah. Kejadiannya adalah pada saat Persib menjamu PSM Makassar di stadion Gelora Bandung Lautan Api beberapa waktu lalu.

    Hamka memulai provokasinya kepada bobotoh ketika ia hendak berjalan ke ruang ganti pemain. Sambil berjalan, Hamka mengacungkan jari telunjuk dan jempol yang membentuk simbol huruf "J" ke arah tribun. (Saat itu belum ada deklarasi damai antara bobotoh dan pemilik salam tersebut,red) Simbol ini identik dengan lambang suporter Persija Jakarta, The Jakmania.

    Sontak ulah Hamka ini direspon bobotoh yang saat itu ada di tribun dengan menyoraki pemain berusia 33 tahun ini. Tak hanya menyorakinya, Hamka pun harus menerima lemparan botol dari para bobotoh terhadap dirinya.

    5. Zarry Hendrik

    Zarry Hendrik dikenal publik sebagai stand-up comedian. Sama seperti kasus Kemal Pahlevi, Zarry pun mendapat kecaman dari para bobotoh karena kicauannya di media sosial. Ini terjadi baru-baru ini. Persis beberapa hari pasca pertandingan Persib vs Persija lalu.

    Kasus Zarry ini bermula ketika dirinya menanggapi sebuah berita salah satu media yang memberitakan tentang kericuhan yang terjadi usai laga Persib vs Persija. Media itu memberitakan bahwa penyebab ricuhnya suporter usai pertandingan itu karena para suporter pendukung Persib tak terima hasil imbang. Zarry pun menanggapi berita itu dengan menuliskan, "PERSIB NORAK".

    Sontak kicauannya itu mendapat respon dan kecaman dari para bobotoh. Akun Zarry diberondong ribuan komentar dari ara bobotoh. Hinggapada akhirnya, masih melalui akunnya itu, Zarry meminta maaf atas kicauannya tersebut.

    Itulah lima orang yang pernah mendapatkan "serangan" dari para bobotoh yang dikarenakan karena ulah mereka sendiri. Berhati-hatilah jika ingin mengatakan sesuatu tentang Persib di media sosial atau di pemberitaan. Karena bagi para bobotohnya, Persib bukan sekedar tim sepakbola favorit, melainkan sudah menjadi identitas yang mengurat-akar di dalam diri. Sehingga ketika Persib dihina oleh seseorang, secara tidak langsung orang tersebut juga telah menghina para bobotoh. (bobotoh.id/Rio Rizky)

    Editor : HL

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli