Teranyar

    Innalillahi, Lagi, Suporter Tewas!

    12 October 2017 22:08
    Pertandingan babak 16 besar Liga 2 menelan korban jiwa. Banu Rusman, seorang suporter Persita Tangerang menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah sakit, Kamis 12/10/2017.

    Berita meninggalnya Banu dirilis akun instagram resmi Persita Tangerang, @persita.official sekitar pylul 18.00 WIB.

    Ieu Rame Lur: Ke Makassar, Persib Mengantunkeun 4 Pemain!

    Mau Tiket VIP Persib Gratis? Klik Di Sini...

    "Innaillahi wa innaillahi rojiun telah wafat salah satu Supporter Persita - Banu ( Lbv Tangsel) - Semoga amal ibadahnya diterima disisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran," tulis akun tersebut sambil mengunggah foto korban.

    AKun Persita juga meminta kejadian kerusuhan yang terjadi usai laga Persita vs PSMS di Stadion Mini Persikabo, Kabupaten Bogor, Rabu 11/10/2017. "Kami berharap tidak ada lagi korban dan insiden kemarin segera diusut tuntas!! Karena sepakbola adalah hiburan untuk masyarakat dan supporter adalah bagian dari sebuah klub."

    Persita Tangerang juga menhimbau seluruh pihak untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. "Kita harus tetap kompak dan mendoakan yang terbaik untuk para korban atas insiden kemarin," himbaunya.


    Sedangkan dirilis BolaSport.com, kerusuhan terjadi saat supporter Persita melakukan protes kepada manajemen atas kegagalan timnya melaju ke perempat final. Protes tersebut berujung dengan serangan brutal oknum suporter PSMS Medan.

    Karena ada lemparan dari bangku penonton, keributan pun terjadi dan tak bisa dihindari. Banu Rusman adalah salah satu suporter Persita yang mendapat serangan brutal dari oknum pendukung PSMS usai laga.

    Kebanyakan korban dari kubu Persita dibawa ke RSUD Cibinong, dan juga ke PMI Cibinong, Bogor. (Bobotoh.id/Ricky N.Sas)

    Mau dapat tiket VIP gratis? Caranya mudah, silahkan kontak WA 089662541246 lalu klik di sini dan ikuti aturan mainnya, der ahhh.... Hatur nuhun ! (Isi Kode Reseller : RDK10)

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli